Breaking News:

Virus Corona di Indonesia

Sedikit yang Pilih AstraZeneca, Mayoritas Nakes Indonesia Pilih Divaksin Booster Moderna

850 ribu tenaga kesehatan (nakes) telah mendapat vaksin booster Covid-19. Hanya sedikit yang memilih astrazeneca

Penulis: Muhammad Rizki Hidayat | Editor: Erik Sinaga
TRIBUNJAKARTA.COM/BIMA PUTRA
Ilustrasi Tim vaksinator RS Polri Kramat Jati saat menunjukkan vial vaksin Covid-19 jenis Moderna saat penyuntikan warga umum, Jakarta Timur, Selasa (17/8/2021).  

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Muhammad Rizki Hidayat

TRIBUNJAKARTA.COM- Juru Bicara Vaksin Covid-19 dari Kementerian Kesehatan RI, Siti Nadia Tarmizi, mengatakan 850 ribu tenaga kesehatan (nakes) telah mendapat vaksin booster Covid-19.

Nadia, sapaannya, menyebut dari 850 ribu nakes, hanya beberapa yang memilih vaksin AstraZeneca sebagai booster (pendukung).

Mayoritas nakes tersebut memilih vaksin Moderna untuk booster.

"Kurang lebih sudah sampai 850 ribu nakes yang sudah mendapatkan dosis ketiga," kata Nadia, saat diwawancarai awak media, di Sentra Vaksin Covid-19 Kompas Gramedia, gedung Bentara Budaya Jakarta, Kamis (23/9/2021).

"Sebagian besar menggunakan moderna. Sebagiannya lagi ada yang menggunakan Sinovac," lanjutnya.

Baca juga: Ikut Vaksin di Gerai Vaksinasi Polsek Bekasi Selatan Bisa Dapat Sepeda Motor

Dia melanjutkan, sedikit nakes yang memilih disuntik vaksin AstraZeneca.

"Sedikit sekali yang menggunakan AstraZeneca karena ada kondisi-kondisi kesehatan, di mana mereka tidak bisa menerima bentuk vaksin moderna," jelas dia.

Kemenkes Percepat Vaksin Merah Putih

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI) ogah memiliki ketergantungan bantuan dari luar negeri perihal vaksinasi Covid-19.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved