Breaking News:

Benyamin Soroti Ibu-Ibu Antar Jemput siswa, Sebut Kerap Timbulkan Kerumunan

Wali Kota Tangerang Selatan, Benyamin Davnie, menyoroti orang tua siswa yang kerap menimbulkan kerumunan kala mengantar dan menjemput anaknya

TRIBUNJAKARTA.COM/JAISY RAHMAH TOHIR
Wali Kota Tangsel, Benyamin Davnie, di Kantor Pemkot Tangsel, Jalan Maruga, Ciputat, Senin (9/8/2021). 

TRIBUNJAKARTA.COM, CIPUTAT - Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Benyamin Davnie, menyoroti orang tua siswa yang kerap menimbulkan kerumunan kala mengantar dan menjemput anaknya sekolah. 

Namun ia mengatakan sudah meminta pihak sekolah untuk mengurai setiap kerumunan yang ada.

Hal itu demi tetap aman dan nyamannya anak-anak ke sekolah untuk pembelajaran tatap muka (PTM).

"Yang kemarin saya jadi sorotan itu jadi perhatian ibu-ibu yang anternya, dan jemputnya nah ini yang kemarin masih berkerumun. Tapi sudah kita mintakan untuk diurai," kata Benyamin di Balai Kota Tangsel, Jalan Maruga, Ciputat, Jumat (24/9/2021).

Selain orang tua siswa, Benyamin juga mengimbau kepada guru untuk bisa menjadi contoh dalam menerapkan protokol kesehatan. 

Ia mewanti-wanti jika terjadi klaster Covid-19 di sekolah, maka PTM akan kembali menjadi pembelajaran jarak jauh (PJJ).

"Kondisi yang rendah ini jangan kemudian warga ini euforia dengan cara-cara seperti tadi mengabaikan 5M protokol kesehatan. Ini yang kami mintakan kepada semua pihak. Karena konsekuensinya kalau terjadi penularan lagi dalam PTM ini akan kita ketatkan termasuk sekolah kita liburkan lagi kalau diperlukan."

"Harus, guru tetap di luar ini pun, minimal kalau sudah divaksin walaupun sudah divaksin dua kali, minimal itu masker jangan dilepas itu aturannya," papar Benyamin. 

Baca juga: Sempat Mangkir, Azis Syamsuddin Sempat Berkilah Sedang Isolasi Mandiri

Seperti diberitakan TribunJakarta.com sebelumnya, selama tiga pekan menerapakan PTM untuk tingkat SMP dan dua pekan tingkat SD, Benyamin mengklaim tidak menemukan klaster Covid-19 sekolah. 

PTM dipastikan terus berlanjut. Bahkan Benyamin berencana akan menambah jumlah siswa di dalam kelas, lebih dari 50%.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved