Breaking News:

Cerita Kriminal

Misteri Jasad di Semak-semak Depok Terkuak, Aksi Prajurit TNI Lerai Pertikaian Dibalas Tusukan

Misteri jasad pria di kebun kosong kawasan Patoembak, Harjamukti, Cimanggis, Kota Depok terungkap.

Penulis: Ferdinand Waskita | Editor: Yogi Jakarta
Thinkstock via Kompas
Ilustrasi garis polisi. Misteri jasad pria di kebun kosong kawasan Patoembak, Harjamukti, Cimanggis, Kota Depok terungkap. 

Namun nahas, belum sempat melerai, pelaku I malah menyerang korban hingga akhirnya pisau lipat tersebut menancap tepat di bagian dada kiri korban.

Kapolres Metro Depok, Kombes Pol Imran Edwin Siregar, bersama Komandan Menzikon Pusziad, Kolonel Czi Nurdihin, meminta keterangan dari pelaku I di Polres Metro Depok, Jumat (24/9/2021).
Kapolres Metro Depok, Kombes Pol Imran Edwin Siregar, bersama Komandan Menzikon Pusziad, Kolonel Czi Nurdihin, meminta keterangan dari pelaku I di Polres Metro Depok, Jumat (24/9/2021). (Dwi Putra / Tribun Jakarta)

“Tiba-tiba korban datang untuk melerai. Niatnya baik untuk melerai, tetapi secara spontanitas tersangka langsung menusuk pisau tepat di dada sebelah kiri korban sehingga korban meninggal dunia,” ujar Kapolres Metro Depok, Kombes Pol Imran Edwin Siregar, saat memimpin ungkap kasusnya di Mapolrestro Depok, Pancoran Mas, Jumat (24/9/2021).

Imran mengatakan, korban sempat lari menyelamatkan diri setelah ditusuk oleh pelaku I.

Sementara pelaku I langsung melarikan diri dari lokasi kejadian bersama sejumlah rekan-rekannya.

“Dari lokasi (penusukan) korban berlari menyelamatkan diri kurang lebih 50 meter,” tutur Imran didampingi Dandim 0508/Depok, Kolonel (Inf) Agus Isrok Mikroj.

Baca juga: Bocah Kelas 2 SD Sering Ngamuk Minta Jajan, Ibu Tiri Kesal Nekat Suruh Teman Nongkrong Habisi Korban

Imran berujar bahwa pelaku I tidak mengetahui bahwa korban merupakan personel TNI Angkatan Darat.

“Kemungkinan tidak tahu. Jadi korban ada dua, satu meninggal dunia, dan satu luka di paha kanan,” ungkapnya.

Pelaku terancam dijerat Pasal 338 KUHP tentang pembunuhan, atau Pasal 351 KUHP dengan ancaman kuruang penjara 15 tahun lamanya.

“Pelaku dikenakan Pasal 338 KUHP atau Pasal 351 KUHP, ancaman 15 tahun penjara,” pungkasnya.

Pelaku I saat diamankan di Polres Metro Depok, Jumat (24/9/2021).
Pelaku I saat diamankan di Polres Metro Depok, Jumat (24/9/2021). (Dwi Putra / Tribun Jakarta)

Pelaku Minta Maaf

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved