Polair Amankan Benih Lobster Senilai Rp 33 Miliar dari Penyelundupan Jaringan Muara Baru-Batam

Dengan pengungkapan kasus ini, Polair turut mengamankan kerugian negara bernilai miliaran rupiah.

Penulis: Gerald Leonardo Agustino | Editor: Wahyu Aji
TRIBUNJAKARTA.COM/GERALD LEONARDO AGUSTINO
Barang bukti benih lobster yang diamankan dari sindikat penyelundup jaringan Muara Baru-Batam. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Gerald Leonardo Agustino

TRIBUNJAKARTA.COM, TANJUNG PRIOK - Ditpolair Korpolairud Baharkam Polri mengamankan ratusan ribu benih lobster dari sindikat penyelundup jaringan Muara Baru-Batam.

Dengan pengungkapan kasus ini, Polair turut mengamankan kerugian negara bernilai miliaran rupiah.

Direktur Polair Korpolairud Baharkam Polri Brigjen Pol Yassin Kosasih mengatakan, total barang bukti yang diamankan sedikitnya 144.100 benih lobster.

"Barang bukti kita hitung, jumlahnya sekitar 144.100 benih baby lobster," kata Yassin di Mako Ditpolair Korpolairud Baharkam Polri, Jakarta Utara, Jumat (24/9/2021).

Benih lobster tersebut rencananya akan dikirimkan melalui jalur laut dari Muara Baru menuju ke Batam.

Dari Batam, ratusan ribu baby lobster akan didistribusikan ke Singapura.

Sindikat penyelundup benih lobster ini terdiri dari empat tersangka yang memiliki peran masing-masing.

Baca juga: Ditpolair Bongkar Sindikat Penyelundup Benih Lobster di Muara Baru Jakarta Utara, 4 Orang Diringkus

Tersangka IS sebagai kurir, ia ditangkap beserta Mitsubishi Kuda yang dibawanya berisi empat koper benih lobster.

Kemudian tersangka MH yang bertugas mengirimkan benih dari Muara Baru ke Batam dengan speed boat.

LS, tersangka ketiga, berperan mengatur pengiriman dari Muara Baru.

Adapun tersangka keempat ialah BPS yang menjadi pemodal atau pemilik benih lobster tersebut.

Yassin menambahkan, benih lobster yang akan diselundupkan ini berasal dari daerah Sukabumi, Jawa Barat.

Konferensi pers ungkap kasus penyelundupan benih lobster, Jumat (24/9/2021), di Mako Ditpolair Korpolairud Baharkam Polri.
Konferensi pers ungkap kasus penyelundupan benih lobster, Jumat (24/9/2021), di Mako Ditpolair Korpolairud Baharkam Polri. (TRIBUNJAKARTA.COM/GERALD LEONARDO AGUSTINO)

"Jadi benih baby lobster yang kita amankan berasal dari Sukabumi. Namun kita sudah berhasil memetakan, jadi baby lobster ini benih-benihnya ada di sekitar perairan Pulau Jawa," kata Yassin.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved