Pertemuan Politik Ala Airlangga Hartarto dan Cak Imin, Jalan Kaki Bersama di SCBD

Di akhir pekan ini Airlangga Hartarto bersua Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) A. Muhaimin Iskandar yang juga Wakil Ketua DPR RI

Istimewa
Airlangga Hartarto bersua Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) A. Muhaimin Iskandar yang juga Wakil Ketua DPR RI di kawasan SCBD, Jakarta Selatan 

TRIBUNJAKARTA.COM, JAKARTA - Akhir pekan ini menjadi momentum politik yang dinamis bagi sosok Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto. Dalam waktu yang hampir bersamaan, Airlangga bertemu dengan sejumlah tokoh politik.

Momentum pertemuannya relatif santai tapi bobot politiknya sudah bisa ditebak dinilai sebagai langkah politik demi kontestasi 2024.

Di akhir pekan ini Airlangga Hartarto bersua Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) A. Muhaimin Iskandar yang juga Wakil Ketua DPR RI. Keduanya akhir-akhir ini juga kerap muncul di banyak baliho berbagai daerah di Indonesia.

Sehari sebelumnya, saat di acara haul Ki Ageng Gribig, Jatinom, Klaten, Airlangga juga berjumpa Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. Sama saat dengan Muhaimin, Airlangga yang juga Menko Perekonomian juga terlibat pembicaraan berdua dengan Ganjar.

Pertemuan dengan Muhaimin sendiri berlangsung Sabtu (25/9/2021) pagi dengan berolahraga bersama, berjalan kaki santai di kawasan SCBD, Jakarta Selatan.

Pertemuan kedua ketua umum partai tersebut juga didampingi politikus Golkar Agus Gumiwang Kartasasmita yang juga Menteri Perindustrian dan Wakil Ketua Komisi XI Dito Ganinduto yang juga politisi Partai Golkar.

"Kami pertama kali ini jalan kaki (bersama). Saya dan Gus Ami, kalau saling berkunjung kan sudah sering. Kali ini lebih santai, lebih pribadi juga," ujar Airlangga.

Baca juga: Hasil Survei Kriteria Bakal Capres, Elektabilitas Airlangga Teratas

Airlangga yang juga sebagai Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN) mengatakan pertemuannya dengan Muhaimin untuk membahas penanganan pandemi Covid-19 di Indonesia yang menjadi fokus utama pemerintah saat ini.

"Sebagai sesama partai pendukung pemerintah, mendukung Presiden Jokowi, beberapa waktu lalu sudah dikumpulkan oleh Bapak Presiden. Prioritas sekarang adalah penanganan Covid-19, pemulihan ekonomi, pengurangan kemiskinan. Ini kebetulan, Pak Muhaimin merupakan Ketua Umum PKB dan Wakil Ketua DPR, perlu untuk dikawal program-program pemerintah ke depan," kata Airlangga.

Sementara itu, Muhaimin juga mengatakan, pertemuannya dengan Airlangga membahas serta mengevaluasi beberapa isu. Pembahasan tersebut mulai dari politik, ekonomi, terutama pandemi Covid-19.

"Meski santai, tapi pertemuan ini menurut saya jadi sangat penting. Saya ngobrol dengan Pak Menko, Pak Ketua Umum Golkar. Kita membahas dan mengevaluasi berbagai aspek, politik, ekonomi, terutama pandemi akhir-akhir ini. Situasinya semakin bagus, agar DPR mendapatkan update, (informasi) buat masyarakat juga," ujarnya.

Lebih lanjut, Cak Imin mengaku senang diajak jalan sehat bersama Airlangga. Ia menyebutkan, jalan pagi akan membuat tubuh sehat karena tubuh akan mengeluarkan keringat.

"Senang sekali pagi ini, barengan Pak Menko, Pak Ketua Umum Golkar, ikut jalan-jalan sehat ini. Keringat keluar, insya Allah sehat semua," ujarnya.

Sementara pertemuan dengan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo terjadi di Jatinom, Klaten pada Jumat (24/9/2021). Pertemuannya terjadi saat acara haul Ki Ageng Gribig dan pembagian apem Yaqowiyyu melalui ojek online.

Pertemuan kedua tokoh yang namanya santer digadang-gadang menjadi duet pemimpin nasional 2024 ini langsung memunculkan spekulasi. Apalagi setelah acara pelepasan apem selesai, Airlangga dan Ganjar sempat berjalan kaki berdua menyapa warga. Selanjutnya dua tokoh politik ini terlihat berbicara serius selama kurang lebih setengah jam.

Ketika ditanya tentang rencana koalisi dengan Ganjar Pranowo pada Pilpres 2024, Airlangga enggan menjawabnya. “Sekarang masih September 2021, masih jauh,” ucap Airlangga.

Kedua pertemuan ini menjadi potret langkah lincah Airlangga. Tampaknya akhir pekan ini, dan mungkin hari-hari ke depan, politik Indonesia menjadi semakin bergairah, pendekatannya bisa jadi lebih santai dan informal, namun maknanya sangat dinamis dan lebih berbobot.

Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved