Breaking News:

Gapura Perbatasan Tangsel Jakarta Tak Terurus, Jadi Sasaran Vandalisme dan Foto Airin Belum Dicopot

Sementara kaki-kaki gapura menjadi sasaran aksi vandalisme. Banyak coretan pilox mengotorinya

Jaisy / TribunJakarta
Gapura pembatas Tangsel dan Jakarta, di Jalan Juanda, Ciputat Timur, Jumat (24/9/2021) 

TRIBUNJAKARTA.COM, CIPUTAT - Gapura megah nan modern yang menjadi pembatas antara Tangerang Selatan (Tangsel) dengan DKI Jakarta seperti tak terurus.

Gapura simbol perbatasan wilayah yang berada di kawasan Jalan Ir Juanda, Ciputat Timur, dekat Lebak Bulus, Jakarta Selatan itu terlihat kusam.

Warna abu-abunya tertutupi debu yang tebal. Viedeotron yang terpasang di gapura besar itu tidak menyala.

Sementara kaki-kaki gapura menjadi sasaran aksi vandalisme. Banyak coretan pilox mengotorinya.

Di sisi lain, foto dua kepala daerah Tangsel yang masing-masing mejeng di sudut gapura perbatasan itu sudah pudar.

Bahkan, foto Airin Rachmi Diany masih bertengger dengan jas dinas wali kotanya.

Padahal politikus Partai Golkar itu sudah tidak menjabat lagi setelah dua periode memimpin 2011-2021.

Sementara, di gapura itu, Benyamin masih menjadi wakil wali kota.

Pilar Saga Ichsan yang menjabat Wakil Wali Kota Tangsel sejak April 2021 belum dipajang fotonya.

Baca juga: Berkaca Bayi Dicat Silver di Tangsel, Bahaya Menurut Dokter Hingga Ada yang Kehilangan Bola Mata

Baca juga: Anies Beberkan Upaya Jakarta Kendalikan Pandemi, Tunjukkan Rekor Terendah Pemakaman Protap Covid-19

Menanggapi hal itu, Wali Kota Tangsel, Benyamin Davnie, justru menyoroti coretan piloxnya.

Benyamin mengatakan, kreativitas ada tempatnya. Jika berminat, dirinya bisa membuat lomba karya seni cat semprot.

"Iya itu saya menyesalkan yah, bukan di Ciputat saja di Maruga juga, itu cobalah saya minta kepada anak anak saya duga itu anak-anak yah yang melakukan vandalisme coret-coret, ya jangan melakukan itu, kita jaga kebersihan kota kita."

"Toh kota ini untuk mereka, kalau memang mereka ingin menyalurkan hobi corat-coretnya yok kita diskusi kita ngobrol mungkin kita bisa sediakan kain yang panjang begitu, 100 meter, bahkan bila perlu kita lombakan," kata Benyamin saat dikonfirmasi, Minggu (26/9/2021).

Soal foto Airin yang belum diganti, dan Pilar yang belum dipajang, Benyamin menanggapi santai.

"Ya nanti, itu persoalan mencetak ininya, enggak apa apa itu mah," ujarnya.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved