Breaking News:

Mas Anies Minta Karang Taruna Jakarta Harus Paling Aktif di Indonesia

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyampaikan sejumlah pesan saat menghadiri HUT ke-61 Karang Taruna.

TribunJakarta.com/Nur Indah Farrah Audina
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di acara donor darah dalam rangka HUT ke-61 Karang Taruna di Sawah Besar, Jakarta Pusat, Minggu (26/9/2021) 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Nur Indah Farrah Audina

TRIBUNJAKARTA.COM, SAWAH BESAR - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyampaikan sejumlah pesan saat menghadiri HUT ke-61 Karang Taruna.

Pada Minggu (26/9/2021) siang, Anies Baswedan menghadiri acara donor darah dalam rangka HUT ke-61 Karang Taruna yang berlangsung di Karang Anyar, Kecamatan Sawah Besar, Jakarta Pusat.

Dimulai dengan menceritakan awal mula karang taruna, orang nomor satu di DKI Jakarta ini menyampaikan sejumlah pesan, termasuk harapannya agar karang taruna DKI Jakarta menjadi yang paling aktif di Indonesia.

Mulanya, kata Anies Baswedan karang taruna lahir pada tahun 1960 dan diinisiasi oleh Gozali di Kampung Melayu.

"Khusus untuk Jakarta, karena karang taruna dimulainya di Kampung Melayu. Jakarta karang tarunanya harus menjadi karang taruna paling aktif di Indonesia," katanya di lokasi.

Meski kini sudah berumur 61 tahun, Anies Baswedan meminta semangat karang taruna tetap membara seperti jiwa muda.

Sebab, kata Anies Baswedan, manfaat hadirnya karang taruna telah dirasakan oleh masyarakat. Terlebih, Anies Baswedan menuturkan menjadi pembina karang taruna di lingkungan rumahnya atau pembina karang taruna tingkat RT.

Baca juga: HUT ke-61, Karang Taruna Diminta Perkuat Pengabdian Sosial ke Masyarakat

"Di sinilah karang taruna mulai. jadi ketika karang taruna memperingati, itu memperingati. Awal muawal yang ada di Jakarta, karena itu harus selalu makin aktif dan tadi seperti yang sudah disampaikan, Pemprov DKI Jakarta sudah lihat karang taruna. Pemprov sudah merasakan manfaat karang taruna, masyarakatnya pun sudah merasakan manfaat karang taruna," jelasnya.

Selain itu, terkait dana untuk karang taruna di tingkat RW maupun kelurahan dapat dimanfaatkan dengan baik dan menjadi pemantik agar kian berinovasi.

"Nanti harapannya dana pemantik ini bisa dimanfaatkan betul-betul bisa dimanfaatkan untuk kegiatan ditiap-tiap wilayah," jelasnya.

Sementara itu menurut Ketua Karang Taruna DKI Jakarta Muhammad Mul mengatakan dana ini akan digunakan untuk operasional kegiatan di tiap wilayah.

"Sudah dikeluarkan dan ditanda tangani Pak Gubernur  Pergub 81 tahun 2021 termasuk karang taruna unit RW dan kelurahan akan mendapatkan stimulan, untuk karang taruna unit RW sebulannya Rp500 ribu, katar Kelurahan Rp1 juta. ini InsyaAllah segera akan direalisasikan di 2022," jelasnya.

"Untuk (dana) cukup dan tidak cukupnya memang tidak cukup, namun potensi wilayah ini sebagai pemantik atau acuan untuk teman-teman untuk bergerak,  membuat kegiatan, pastinya untuk operasional kegiatan," tandasnya.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved