Kang Dedi Ikut 'Sentil' Warkopi: Berkesenian Gunakan Karakter Sendiri Daripada Bangga Jadi KW

Wakil Ketua Komisi IV DPR RI Dedi Mulyadi ikut menyentil keberadaan Warkopi yang menuai kontroversi usai ditegur Indro Warkop.

Penulis: Elga Hikari Putra | Editor: Yogi Jakarta
Kang Dedi Mulyadi Channel
Anggota DPR Dedi Mulyadi ikut mengomentari keberadaan Warkopi. 

TRIBUNJAKARTA.COM - Wakil Ketua Komisi IV DPR RI Dedi Mulyadi ikut menyentil keberadaan Warkopi yang menuai kontroversi usai ditegur Indro Warkop.

Diketahui, adanya trio bernama Warkopi dengan personel berwajah mirip seperti anggota Warkop DKI yakni Dono, Kasino, Indro menjadi sorotan.

Kemunculan trio itu, disebut-sebut belum mendapat izin baik dari Lembaga Warkop DKI, keluarga Warkop DKI, ataupun personel Warkop yang saat ini masih ada, yakni Indro.

Lembaga Warkop DKI mengakui alami kerugian atas munculnya trio mirip Warkop DKI bernama Warkopi.

Kini usai ditegur Indro Warkop dan Lembaga Warkop DKI, pihak Warkopi telah menyampaikan permohonan maafnya.

Baca juga: Lembaga Warkop DKI Alami Kerugian Usai Munculnya Warkop KW yang Tak Izin

Kang Dedi Mulyadi pun bereaksi atas kontroversi sejak kemunculan Warkopi ini.

"Kalau apa yang dilakukan di keseharian mereka itu alami saja hanya sekedar mencintai grup Warkop, tidak ada pengelolaan manajemen yang berorientasi pada bisnis itu ga ada problem," ujar Kang Dedi dilansir TribunJakarta.com dari akun Youtubenya, Senin (27/9/2021).

Namun bila memang kemiripan dari ketiga remaja itu diarahkan ke bidang bisnis, ujar Kang Dedi, tentu itu tak elok bila mereka tak izin ke pemilik lisensi yang resmi, dalam hal ini kepada Lembaga Warkop DKI dan Indro Warkop sebagai personel yang masih ada.

"Etika semestinya mesti ngomong sama yang punyak hak atau HAKI (Hak Atas Kekayaan Intelektual (HaKI) yang terdaftar.

3 pria yang viral karena mirip Warkop DKI. Dari kiri ke kanan: Alfin (mirip Indro), Dimas (mirip Kasino), dan Sepriadi (mirip Dono). Mereka punya konten dengan nama Warkopi
3 pria yang viral karena mirip Warkop DKI. Dari kiri ke kanan: Alfin (mirip Indro), Dimas (mirip Kasino), dan Sepriadi (mirip Dono). Mereka punya konten dengan nama Warkopi ((Instagram/@sepriad_97))

Atau ngomong sama orang yang original karena kan hanya sekedar ngadopsi atau KW," beber Kang Dedi.

Menurut Kang Dedi, dalam hal bisnis dan berkesenian pun tetap harus mengedepankan norma dan etika.

Dia menuturkan, ketimbang hanya menjadi imitasi alias KW, lebih baik ketiga remaja itu berkesenian dengan karakter yang dimilikinya sendiri.

Hal itu jauh lebih terhormat ketimbang hanya meniru orang lain.

"Bangunlah karakter diri sendiri walaupun sulit dan butuhkan waktu panjang dibanding hanya injutin orang lain.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved