Breaking News:

Antisipasi Virus Corona di Depok

Kapolda Metro Jaya Harap Vaksinasi di Wilayah Aglomerasi Tercapai 70 Persen

Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Fadil Imran meninjau pelaksanaan Vaksinasi Merdeka yang berbasis relawan di gerai nomor 406 yang ada di kawasan Krukut

Penulis: Dwi Putra Kesuma | Editor: Muhammad Zulfikar
TribunJakarta.com/Dwi Putra Kesuma
Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Fadil Imran, memberikan keterangan pada awak media usai meninjau pelaksanaan Vaksinasi Merdeka di Gerai 406 kawasan Krukut, Limo, Kota Depok, Selasa (28/9/2021). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dwi Putra Kesuma

TRIBUNJAKARTA.COM, LIMO – Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Fadil Imran meninjau pelaksanaan Vaksinasi Merdeka yang berbasis relawan di gerai nomor 406 yang ada di kawasan Krukut, Limo, Kota Depok.

Dalam kunjungannya tersebut, Fadil mengatakan terdapat 914 Gerai Vaksinasi Merdeka yang tersebar di  wilayah aglomerasi seperti Tangerang, Depok, dan Bekasi.

Diharapkan, pemberian vaksinasi dosis pertama di 914 gerai ini bisa mencapai angka 70 persen.

“Semoga vaksinasi wilayah aglomerasi dengan vaksinasi merdeka ini yang ada di 914 gerai di wilayah aglomerasi seperti Depok, Bekasi, dan Tangerang. Mudah-mudahan bisa tercapai 70 persen minimal dosis I,” jelas Fadil di lokasi acara, Selasa (28/9/2021).

Dalam program vaksinasi ini, Fadil mengatakan pihaknya masih menemukan masyarakat yang domisilinya tidak sesuai dengan alamat KTP-nya.

“Masih banyak masyarakat yang domisili Depok tapi KTP Jakarta, atau orang KTP Depok tapi domisili Jakarta,” katanya.

Baca juga: Sudah Berusia 77 Tahun, Elly Tak Ragu Disuntik Vaksin Covid-19

Lebih lanjut, Fadil mengatakan tidak cocoknya alamat dan domisili peserta vaksin ini menjadi evaluasi pihaknya.

“Itu harus disempurnakan, supaya ada solusi saya sampaikan ketua RW masing-masing punya data manual tentang jumlah warga yang sudah tervaksin berdasarkan domisili,” imbuhnya.

“Sinkronisasi data bisa dibantu dengan manual data. Kalau kita klaim disini sudah 80 persen tapi by sistem baru 60 persen, jadi kita ada pertanggung jawaban,” pungkasnya.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved