Breaking News:

Orangtua dan Sekolah Harus Komitmen Terapkan Protokol Kesehatan saat Pembelajaran Tatap Muka

Pemerintah mulai memperbolehkan sekolah tatap muka di beberapa daerah seiring dengan melandainya kasus Covid-19 di Indonesia

Penulis: Pebby Ade Liana | Editor: Muhammad Zulfikar
istimewa
Webinar 'Menghadapi Sekolah Tatap Muka, Sudah Siapkah Parents?' digelar oleh Makuku Family untuk membantu orangtua supaya lebih siap dalam pelaksanaan sekolah tatap muka 

Laporan wartawan TribunJakarta.com, Pebby Adhe Liana

TRIBUNJAKARTA.COM, JAKARTA - Pemerintah mulai memperbolehkan sekolah tatap muka di beberapa daerah seiring dengan melandainya kasus Covid-19 di Indonesia saat ini.

Merespon hal ini, Konsultan dokter spesialis anak dari Makuku Family, dr. Andreas menilai bahwa kesiapan sekolah tatap muka, perlu menjadi perhatian bersama.

Diantaranya, pihak sekolah perlu memperhatikan kesiapan yang matang sebelum kemudian melaksanakan sekolah tatap muka.

"Sekolah wajib menjaga prokes, dan kesiapannya bukan cuma soal wastafel atau ruang kelas. Tapi kesiapan mental guru-guru menghadapi anak yang ricuh dan tidak mengikuti protokol kesehatan. Siapkah gurunya?" kata dr. Andreas, Selasa (28/9/2021).

Ia menyadari bahwa metode belajar di rumah mungkin menimbulkan stress pada anak juga orangtua.

Akan tetapi, untuk menggelar PTM di masa-masa sekarang, dr. Andreas menilai hal ini adalah kebijakan yang terburu-buru. Oleh sebab itu, perlu kehati-hatian ekstra dalam pelaksanaan pembelajaran tatap muka.

"Perlu diingat bahwa cakupan vaksinasi anak usia 12-18 tahun di Indonesia belum sampai 80 persen. Masalahnya lagi, ketersediaan fasilitas tes PCR di daerah belum sama banyaknya dengan di Jabodetabek. Ini harus hati-hati juga," kata dia.

Baca juga: Jumlah SMP di Kota Tangerang Yang Menggelar Sekolah Tatap Muka Ditambah

Ia menilai, kesiapan pembelajaran tatap muka perlu dilihat dari berbagai aspek. 

Tak hanya soal sarana dan prasarana di sekolah saja. Akan tetapi, para guru juga perlu disiapkan untuk menghadapi anak-anak yang masih sulit diatur dalam penerapan protokol kesehatan.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved