Breaking News:

Antisipasi Virus Corona di DKI

Segera Buka Wisata Kepulauan Seribu, Pemkab Tengah Penuhi 2 Syarat Utama

Bupati Kepulauan Seribu Junaedi mengatakan, ada dua syarat yang sedang dipenuhi dalam rangka membuka kembali sektor pariwisata

(Dok. Sudin Kominfotik Kepulauan Seribu).
Pelayanan transportasi kapal Dishub DKI Jakarta dari dan menuju ke Kepulauan Seribu dibatasi selama PPKM Darurat. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Gerald Leonardo Agustino

TRIBUNJAKARTA.COM, KEPULAUAN SERIBU - Pemerintah Kabupaten Kepulauan Seribu sedang memenuhi persyaratan dari Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi supaya bisa melakukan uji coba pembukaan kawasan wisata.

Bupati Kepulauan Seribu Junaedi mengatakan, ada dua syarat yang sedang dipenuhi dalam rangka membuka kembali sektor pariwisata yang tutup beberapa waktu belakangan.

Syarat pertama yakni kewajiban memiliki sertifikat CHSE (Cleanliness, Health, Safety, Environment Sustainability) di setiap tempat wisata.

"Kemudian syarat kedua menggunakan aplikasi PeduliLindungi bagi mereka yang akan masuk wilayah Kabupaten Kepulauan Seribu dengan menempatkan QR Code di lokasi-lokasi tertentu," kata Junaedi, Selasa (28/9/2021).

Terkait sertifikat CHSE, saat ini pemerintah kabupaten sedang menindaklanjuti pengajuan dari para pelaku industri pariwisata.

Para pelaku wisata sedang melengkapi catatan yang diberikan seperti penerapan CHSE di pulau permukiman baik homestay dan tempat wisata pantai, serta pulau resort.

Baca juga: Koordinasi dengan Menpar Sandi Uno, Pemprov DKI Dorong Wisata Kepulauan Seribu Segera Dibuka

Di sisi lain, sedang dilakukan pula penempatan QR Code aplikasi PeduliLindungi.

Nantinya, QR Code PeduliLindungi bakal ditempatkan di akses-akses menuju Kepulauan Seribu seperti dermaga-dermaga di setiap pulau. 

"Jadi QR Code nanti ditempatkan di dermaga keberangkatan seperti di (Dermaga) Kali Adem dan Dermaga Marina Ancol serta dermaga kedatangan di pulau-pulau," jelas Junaedi.

Junaedi memastikan, apabila seluruh syarat sudah terpenuhi, maka diharapkan pada saat uji coba pembukaan tempat wisata tahap III, Kepulauan Seribu dapat izin untuk kembali beroperasi.

Pasalnya, pembukaan kembali pariwisata di Kepulauan Seribu krusial bagi warga setempat yang terdampak penutupan di tengah pandemi.

"Mudah-mudahan pada tahap ketiga, tanggal 4 Oktober nanti sudah bisa uji coba pembukaan wisata di Kepulauan Seribu. Karena sektor wisata di Pulau Seribu merupakan potensi tenaga kerja dan ekonomi kreatif," tutup Junaedi.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved