Breaking News:

Hari Jantung Sedunia, Dokter Tekankan Pentingnya Lakukan Medical Check Up

Menurut Riset Kesehatan Dasar 2018, ada 15 dari 1.000 orang dikatakan menderita penyakit jantung di Indonesia.

Penulis: Pebby Ade Liana | Editor: Erik Sinaga
hellosehat.com
Ilustrasi Sakit Jantung 

Laporan wartawan TribunJakarta.com, Pebby Adhe Liana

TRIBUNJAKARTA.COM - Hari jantung sedunia, diperingati setiap tanggal 29 September.

Secara umum, penyakit jantung merujuk pada penumpukan plak di arteri koroner yang menyuplai darah ke jantung atau penumpukan plak di arteri perifer yang menyuplai darah ke jantung dan otak.

Jika tidak ditangani, kondisi ini dapat mengakibatkan stroke atau serangan jantung.

Itulah mengapa penting bagi Anda mendeteksi sedini mungkin adanya melainan pada jantung melalui medical check up.

Baca juga: Ini 9 Manfaat Makan Bawang Putih Mentah, Menyehatkan Jantung hingga Kurangi Risiko Kanker

"Supaya tahu faktor resikonya. Sehingga jika terdeteksi, bisa dikontrol. Jangan kira orang muda tidak mungkin terkena penyakit jantung. Penyakit jantung bisa menimpa semua usia dan gender," kata Dokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah dari Heartology Cardiovascular Center, Dafsah Arifa Juzar, Selasa (28/9/2021).

Menurut Riset Kesehatan Dasar 2018, ada 15 dari 1.000 orang dikatakan menderita penyakit jantung di Indonesia.

Menurut Dokter Dafsah, penyakit jantung tak hanya menyasar kepada orang-orang berusia lanjut saja. Melainkan, juga bisa terjadi pada usia muda.

Ilustrasi serangan jantung
Ilustrasi serangan jantung (freepik)

Hal ini bukan semata-mata disebabkan oleh faktor keturunan. Tetapi, juga karena gaya hidup yang tidak sehat.

Seperti merokok, obesitas, darah tinggi dan diabetes yang merupakan penyebab tersering terjadinya serangan jantung.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved