Breaking News:

Pemkot Bekasi 2021

Vaksinasi Door To Door Dimulai Serentak di 56 Kelurahan Se-Kota Bekasi

Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi melakukan vaksinasi door to door untuk mempercepat capaian vaksinasi

Penulis: Yusuf Bachtiar | Editor: Jaisy Rahman Tohir
Yusuf Bachtiar/ Tribun Jakarta
Vaksinasi door to door digelar Pemerintah Kota Bekasi secara serentak di 56 kelurahan, Rabu (29/9/2021). 

Laporan wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar

TRIBUNJAKARTA.COM, PONDOK GEDE - Program vaksinasi door to door atau jemput bola dimulai hari ini serentak di 56 kelurahan se-Kota Bekasi, Rabu (29/9/2021).

Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi melakukan vaksinasi door to door untuk mempercepat capaian vaksinasi, salah satunya dilakukan di Kelurahan Jaticempaka, Kecamatan Pondok Gede.

Lurah Jaticempaka, Amir, mengatakan, vaksinasi door to door merupakan bentuk pelayanan kepada masyarakat untuk mempermudah masyarakat mendapatkan vaksin Covid-19.

"Kegiatan ini dilaksanakan secara serentak, intruksi langsung pimpinan, agar vaksinasi ini dapat menyeluruh didapatkan masyarakat,” kata Amir.

Secara teknis, vaksinasi door to door dilakukan perangkat kelurahan dengan didampingi tenaga kesehatan (nakes) menyisir pemukiman warga.

Rumah warga disambangi satu per satu untuk mencari warga yang belum divaksin, jika ada warga yang secara kesadaran mendatangi petugas juga akan dilayanai.

"Tim kelurahan yang didalamnya terdiri dari nakes dan OPD (organisasi perangkat daerah) keliling langsung menyasar warga yang belum mendapatkan vaksinasi," ungkapnya.

Baca juga: Wali Kota: Jakarta Timur Masuki PPKM Level 1

Alasan warga yang belum divaksin lanjut dia, lantaran kesibukan sehingga tidak sempat mendatangi sentra vaksinasi yang selama ini disediakan pemerintah.

"Sebagian warga belum sempat datang ke sentra vaksin yang ada, karena kesibukan kerja dan lainnya. Kami turun langsung datangi warga, ke rumah rumah hingga pangkalan ojek,” jelasnya.

Madali salah satu warga penerima vaksin mengatakan, program vaksinasi door to door sangat bagus dilakukan karena dapat mempermudah warga.

"Apresiasi dengan kegiatan vaksinasi, karena petugas datang langsung berikan vaksin. Repot jika harus datang dan antri, kalau ini. Ini saya dapatkan dosis kedua, dan lurah langsung dateng menyapa warga,” ucapnya.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved