Breaking News:

40 KK di Kelurahan Karet Tengsin Akan Direlokasi ke Rusun, Lurah: Sudah Dipasang Plang Milik Pemprov

40 Kepala Keluarga (KK) yang tinggal di wilayah Kelurahan Karet Tengsin, Jakarta Pusat, rencananya akan direlokasi ke rumah susun (rusun).

Penulis: Muhammad Rizki Hidayat | Editor: Erik Sinaga
(Warta Kota)
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan menggusur 40 kepala keluarga yang tinggal di Jalan Mutiara RT 07 RW 04, Kelurahan Karet Tengsin, Tanah Abang, Jakarta Pusat. Mereka akan dipindahkan ke rumah susun milik Pemprov DKI. Hal ini dikarenakan tanah yang mereka tempati seluas 4.695 di Karet Tengsin adalah milik Pemprov DKI berdasarkan putusan pengadilan. Pada Rabu (29/9/2021) hari ini, Badan Pengelolaan Aset Daerah (BPAD) DKI Jakarta telah memasang plang yang menandakan tanah itu adalah aset milik Pemerintah Provinsi DKI Jakarta 

Sebab, puluhan keluarga ini bermukim di lahan milik Pemprov DKI.

"Mereka yang menghuni di sana menyewa semua, kurang lebih ada 40 KK," ucap Pelaksana tugas (Plt) Kepala Badan Pengelola Aset Daerah (BPAD) DKI Reza Pahlevi, Kamis (30/9/2021).

Anak buah Gubernur Anies Baswedan ini menjelaskan, tanah tersebut didapat setelah Pemprov DKI memenangi persidangan di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.

Plang sebagai penanda aset milik Pemprov DKI kini sudah dipasang di tanah seluas 4.695 meter persegi itu.

Hal ini dilakukan sesuai Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 27/2014 dan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 19/2016 tentang Pengelolaan Aset Daerah.

"Sebelum kami melakukan pengamanan aset berupa pemasangan plang, kami telah melakukan rapat koordinasi, termasuk dengan pihak yang menempati area itu," ujarnya saat dikonfirmasi.

Baca juga: Bukan Relokasi, Ini 3 Solusi Warga Menangani Banjir di Pondok Maharta Tangsel

"Sehingga pemasangan plang aset juga sudah diketahui yang menduduki area tersebut," tambahnya menjelaskan.

Ia pun mengklaim, tidak ada penolakan maupun perlawanan dari warga yang kini tinggal di lahan tersebut.

"Pada hari ini juga dilakukan pengembalian batas untuk sertifikasi hak pakai atas nama Pemprov DKI," tuturnya.

Walau demikian, ia memastikan, Pemprov DKI tak akan langsung menggusur puluhan warga yang kini mendiami kawasan itu.

Reza menyebut, pihaknya bakal berkoordinasi dengan Dinas Perumahan Rakyat dan Permukiman untuk memindahkan mereka ke rusun.

"Jadi, kami tidak menggusur orang begitu saja, tapi memindahkan. Kami akan sosialisasikan dan beri tahu, kemudian menawarkan tempat di rusun," kata dia.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved