Breaking News:

Sisi Lain Metropolitan

Kisah Pemilik Warteg Kharisma Bahari: Gadai Sertifikat Rumah Mertua hingga Sukses Punya 800 Cabang

Kisah jatuh bangun berujung sukses Sayudi pemilik franchise Warteg Kharisma Bahari sudah menyebar di Ibu Kota. 

Penulis: Satrio Sarwo Trengginas | Editor: Wahyu Aji
TribunJakarta/Satrio Sarwo Trengginas
Sosok Sayudi, pemilik Warteg Kharisma Bahari saat ditemui TribunJakarta.com di kantornya di kawasan Cilandak, Jakarta Selatan pada Selasa (28/9/2021). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Satrio Sarwo Trengginas

TRIBUNJAKARTA.COM, CILANDAK - Ratusan Warteg Kharisma Bahari sudah menyebar di Ibu Kota. 

Dari jalan serupa labirin hingga jalan raya, warung sederhana itu membantu warga kota mengenyangkan perut dengan harga yang nyaman di kantong.

Di balik warung bercat 'ngejreng' itu, ada kisah jatuh bangun pria asal Tegal bernama Sayudi.

Sebelum menjadi pengusaha warteg yang tersohor itu, Yudi, sapaan akrab Sayudi, merintis usahanya dari bawah. 

Kendati hanya tamatan sekolah dasar (SD), Yudi sudah belajar bekerja sejak kecil. 

Ibunya merupakan pembuat tempe sedangkan ayahnya bertani di sawah. 

Sebelum berangkat sekolah, Yudi memikul dagangan tempe ibunya ke pasar. Setelah pulang, ia biasanya membantu membuat tempe. Kala itu, kenangnya, tempe dibuat dengan cara diinjak-injak.

Baca juga: Warteg Kharisma Bahari Jadi Peluang Bisnis di Hari Tua: dari Karyawan Swasta hingga Jenderal

"Kalau sehabis sekolah, saya menginjak-injak tempe biar pecah kedelainya. Kemudian nanti kalau sudah jadi, saya antarkan," kenangnya kepada TribunJakarta.com pada Selasa (28/9/2021).

Masa kecilnya juga dihabiskan di sawah. Seingatnya, ia dikasih uang 5 rupiah untuk jajan sehabis pulang sekolah.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved