Breaking News:

Akui Perairan Jakarta Tercemar, Dinas Lingkungan Hidup Bingung Paracetamol Kok Bisa Ada di Laut?

Dinas Lingkungan Hidup (LH) DKI Jakarta mengakui perairan Teluk Jakarta tercemar Paracetamol.

Penulis: Dionisius Arya Bima Suci | Editor: Wahyu Aji
TribunJakarta/Gerald Leonardo Agustino
ILUSTRASI muara Kali Blencong, Pantai Marunda, Perairan Teluk Jakarta, Jakarta Utara, Jumat (16/11/2018) 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Dinas Lingkungan Hidup (LH) DKI Jakarta mengakui perairan Teluk Jakarta tercemar Paracetamol.

Pasalnya, tak seharusnya kandungan obat seperti itu ada di air laut.

"Iya ini masuk kategori pencemaran air laut, karena bukan pada tempatnya. Paracetamol kok ada di laut," ucap Kasubag Humas Dinas LH Yogi Ikhwan, Jumat (1/10/2021).

Terlebih, kandungan Paracetamol di beberapa titik sisir utara Jakarta itu sangat tinggi.

Seperti yang terjadi di Ancol, di mana kandungan Paracetamolnya mencapai 420 ng/L.

Bahkan, kandungan Paracetamol di kawasan Teluk Angke menembus angka 610 ng/L.

"Apapun yang tidak pada tempatnya, apapun yang melebihi kadarnya di suatu tempat tergolong pencemaran," ujarnya.

Baca juga: Dinas LH DKI Telusuri Temuan Konsentrasi Tinggi Paracetamol di Angke dan Ancol

Walau demikian, ia mengaku belum mengetahui bahaya kandungan Paracetamol di air laut bagi masyarakat.

"Mungkin kalau untuk manusia enggak berefek ya, tapi terhadap biota laut lainnya ada pengaruhnya," kata dia.

Penelusuran terkait penelitian yang dimuat dalam jurnal bertajuk Science Direct pada Agustus 2021 lalu ini pun sedang dilakukan Pemprov DKI Jakarta.

Namun demikian, Yogi menyebut, penelitian bukan hanya sebatas meneliti kandungan Paracetamol saja, tapi juga konsentrasi pencemar lingkungan lainnya.

"Misalnya kadar Biological Oxygen Demand (BOD), lalu kadar logam beratnya yang umum dipakai parameter untuk memantau kualitas air laut," tuturnya.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved