Jelang Musim Hujan, Gerebek Lumpur dan 686 Sumur Resapan Jadi Jurus Anies Cegah Banjir

Gubernur DKI Jakartra, Anies Baswedan, memiliki dua jurus jitu untuk mencegah banjir jelang musim hujan tahu 2021 ini

Facebook Anies Baswedan
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan membagikan momen saat meninjau gerebek lumpur di Kali Krukut, Jakarta Pusat. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, memiliki dua jurus jitu untuk mencegah banjir jelang musim hujan tahu 2021 ini.

Di bawah kepemimpinannya, Pemprov DKI Jakarta terus menggencarkan program Gerebek Lumpur guna mengantisipasi genangan atau banjir di sekitar bantaran sungai.

Setelah kemarin melakukan Gerebek Lumpur di Kali Mookevart, kini giliran Kali Sunter yang dikeruk, tepatnya di segmen depan Pompa Rawa Badan sepanjang 495 meter dan depan Artha Gading sepanjang 210 meter.

Kepala Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI Jakarta Yusmada Faizal mengatakan, pengerukan ini bertujuan untuk melindungi 14 RT seluas 15.700 meter persegi yang ada di sekitar daerah aliran sungai (DAS).

“Kegiatan pengerukan ini akan memiliki dampak langsung kepada kita semua untuk pencegahan genangan pada lokasi sekitar DAS yang dikeruk,” ucapnya, Minggu (3/10/2021).

Guna mengeruk lumpur yang ada di Kali Sunter di segmen depan Pompa Rawa Badak, Dinas SDA mengerahkan tiga excavator amphibi, dua excavator long arm, dan satu unit excavator standar.

Kemudian, alat berat berupa dua excavator amphibi dan dua unit excavator long arm juga digunakan untuk mengeruk lumpur di segmen depan Artha Gading.

“Sehingga total alat berat ada 10 unit, serta dump truck ada 18 unit untuk kedua lokasi tersebut,” ujarnya dalam keterangan tertulis.

Baca juga: Waspada Banjir Persiapan Musim Hujan, Kali Sunter Lokasi Prioritas Gerebek Lumpur dan Sampah

Nantinya, kerukan lumpur dari segmen Pompa Rawa Badak akan dibawa ke dump site yang berada di kawasan Beting, Jakarta Utara.

Sedangkan, lumpur hasil kerukan dari segmen Artha Gading bakal dibuang di dump site Ancol.

“Kami menargetkan bisa mengeruk sebanyak 17.920 meter kubik pada segmen Rawa Badak dan 8.400 meter kubik di segmen Artha Gading,” kata Yusmada.

Program Gerebek Lumpur ini juga terus dijalankan Dinas SDA DKI di waduk, embung, dan situ yang ada di Jakarta.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan turun tangan memantau pengerukan Kali Krukut  di Jalan Jenderal Sudirman, Kavling 34-35, Kelurahan Karet Tengsin, Kecamatan Tanah Abang, Jakarta Pusat, Kamis (30/9/2021).
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan turun tangan memantau pengerukan Kali Krukut di Jalan Jenderal Sudirman, Kavling 34-35, Kelurahan Karet Tengsin, Kecamatan Tanah Abang, Jakarta Pusat, Kamis (30/9/2021). (Foto dokumentasi Diskominfotik Jakarta Pusat)

Saluran-saluran mikro yang berada di dekat pemukiman warga pun terus dikuras secara manual oleh Dinas SDA.

Selain menggencarkan program Gerebek Lumpur, Pemprov DKI juga terus mengupayakan pembuatan drainase vertikal atau sumur resapan.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved