Breaking News:

Antisipasi Virus Corona di DKI

PPKM Level 3 Bekasi Diperpanjang 2 Pekan, Wali Kota: Kita Seharusnya Level 1

Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi mengatakan, kondisi sebaran Covid-19 di Kota Bekasi saat ini sudah melandai

Penulis: Yusuf Bachtiar | Editor: Jaisy Rahman Tohir
TribunJakarta.com/Yusuf Bachtiar
Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi di Stadion Patriot Candrabhaga Kota Bekasi, Senin (4/10/2021). 

Laporan wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar

TRIBUNJAKARTA.COM, BEKASI SELATAN - Pemerintah pusat memperpanjang kebijakan Pemberlakun Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Jawa Bali 5 - 18 Oktober 2021. Kota Bekasi masih termasuk kategori Level 3.

Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi mengatakan, kondisi sebaran Covid-19 di Kota Bekasi saat ini sudah melandai sehingga wilayah bisa dikatakan pantas dikategorikan level 1 penerapan PPKM.

"Kalau secara teknis, dengan kondisi yang pasien isolasi mandirinya sudah sedemikian hanya hitungan puluhan tidak ratusan," ucapnya.

"Kasusnya kan juga ada satu atau dua, itu kita anggap sama dengan orang flu yah, dengan fasilitas dan kapasitas kita yang ada, kalau saya mungkin (Kota Bekasi pantas) bukan level 2, level 1 lah," kata Rahmat di Stadion Patriot, Senin (4/10/2021).

Dia menjelaskan, sebagain wilayah Kota Bekasi saat ini berada di zona hijau. Hanya sebagian kecil wilayah yang masih zona kuning sebaran Covid-19.

"Kasus aktifnya 0,04 persen kan, terus tinggal 26 RT (zona kuning), artinya sudah 99 persen RT (zona hijau)," paparnya.

Selain itu, kasus kematian akibat Covid-19 di Kota Bekasi sudah menurun drastis dari hari ke hari.

Baca juga: Pemerintah Perpanjang PPKM Level 2-4 Selama 2 Minggu hingga 18 Oktober, Simak Aturan Barunya

"Angka kematiannya juga dalam 4 hari kebelakang kosong, keberhasilan vaksin 75 persen lebih (target sasaran)," terang dia.

Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi (Menko Marinves) Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan, wilayah DKI Jakarta masih berstatus level 3 dalam perpanjangan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) pada 5-18 Oktober 2021.

Status yang sama juga berlaku bagi kota-kota satelit Jakarta, yaitu Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi.

Luhut menjelaskan, status level 3 di Jabodetabek belum turun karena proses vaksinasi di tiga wilayah yaitu Kabupaten Bogor, Kabupaten Tangerang, dan Bekasi belum mencapai target.

Pelaksana Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di kota Bekasi, Senin (6/9/2021).
Pelaksana Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di kota Bekasi, Senin (6/9/2021). (TRIBUNJAKARTA.COM/YUSUF BACHTIAR)

"Aglomerasi Jabodetabek belum turun karena masih ada di kabupaten Bogor, Kabupaten Tangerang, dan Bekasi ini masih kekurangan vaksinasi level 3," kata Luhut dalam konferensi pers, Senin (4/10/2021).

Luhut mengemukakan, untuk mempercepat penurunan level PPKM di Jabodetabek, pemerintah pusat akan fokus melakukan vaksinasi di tiga wilayah yang belum mencapai target vaksinasi.

"Kami melakukan task force untuk ini, Jadi ada dua juta vaksin yang akan kami suntikan (di tiga wilayah yang masih kurang) dalam waktu minggu-minggu ke depan, setelah ini kami matangkan pelaksanaannya," ujar dia. 

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved