Breaking News:

Cerita Kriminal

Pilunya Akhir Hidup Nenek 74 Tahun di Sumut: Jadi Sasaran Liar Pria yang Habisi Nyawanya

Nasib pilu dialami seorang nenek berusia 74 tahun di Kabupaten Samosir, Sumatera Utara.

Editor: Elga H Putra
Thinkstock via Kompas
Ilustrasi garis polisi. Nasib pilu dialami seorang nenek berusia 74 tahun di Kabupaten Samosir, Sumatera Utara. 

TRIBUNJAKARTA.COM - Nasib pilu dialami seorang nenek berusia 74 tahun di Kabupaten Samosir, Sumatera Utara.

Nyawanya dihabisi oleh seorang pria yang telah menodai dirinya.

Nenek berinisial LS itu dirudapaksa terlebih dahulu oleh pelaku sebelum nyawa dia dihabisi.

Parahnya, sebelum melakukan aksi keji itu, pelaku sempat menginap di rumah korban.

Kasat Reskrim Polres Samosir, AKP Suhatono mengatakan, peristiwa itu terjadi di Desa Tomok Parsaoran, Kecamatan Simanindo, Kabupaten Samosir pada Kamis (30/9/2021) lalu.

Baca juga: Temani Jasad Lansia yang Sudah Membiru di Kasur, Balita Beri Jawaban Polos Ditanya Nenek Dimana

Tak butuh lama bagi polisi untuk membekuk pelaku.

"Tersangka berusaha melarikan diri dan kami tindak tegas," kata Suhatono, Senin (4/10/2021).

Saat kejadian pada Kamis lalu, tersangka disebut sempat menginap di rumah korbannya.

Ali Rahmat Hutagalung, pelaku rudapaksa yang menghabisi nyawa lansia yang merupakan tetangganya sendiri.
Ali Rahmat Hutagalung, pelaku rudapaksa yang menghabisi nyawa lansia yang merupakan tetangganya sendiri. (TribunMedan/Istimewa)

Terbongkarnya kasus ini bermula dari kecurigaan keluarga korban bernama Jabanta Sidabutar, yang saat itu tidak melihat kakaknya.

Berangkat dari kecurigaan itu, Jabanta bersama warga mengecek rumah kakaknya.

Begitu sampai di dalam rumah, alangkah terkejutnya Jabanta menemukan sang kakak sudah meninggal dunia.

Dari hasil penyelidikan, ternyata korban sebelum dibunuh sempat diperkosa oleh tersangka Ali Rahmat Hutagalung.

Saat ditangkap, Ali Rahmat Hutagalung mengakui dirinya setubuhi nenek-nenek yang merupakan tetangganya sendiri.

Atas perbuatannya, Ali Rahmat Hutagalung dijerat Pasal 338 KUHPidana dengan ancaman 15 tahun penjara.

Artikel ini telah tayang di Tribun-Medan.com dengan judul Rudapaksa Nenek-nenek dan Bunuh Korbannya, Pelaku Dibikin Cacat Polisi, Terancam 15 Tahun Penjara

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved