Breaking News:

Cegah Tawuran di Jagakarsa, Kapolsek Imbau Pelajar: Bukan Berangkat dari Rumah Malah Tak Sekolah

Kapolsek Jagakarsa Kompol Endang Sukmawijaya mengimbau pelajar untuk langsung pulang ke rumah setelah mengikuti PTM terbatas.

TribunJakarta.com/Annas Furqon Hakim
Kapolsek Jagakarsa Kompol Endang Sukmawijaya saat diwawancarai terkait pencegahan tawuran di SMK PGRI 23, Jakarta Selatan, Rabu (6/10/2021). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Annas Furqon Hakim

TRIBUNJAKARTA.COM, JAGAKARSA - Kapolsek Jagakarsa Kompol Endang Sukmawijaya mengimbau pelajar untuk langsung pulang ke rumah setelah mengikuti pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas.

Imbauan itu disampaikan menyusul terjadinya tawuran pelajar di Jalan Raya Lenteng Agung, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Senin (4/10/2021).

"Adik-adik di sini tugasnya belajar. Bukan berangkat dari rumah, malah tidak sekolah," kata Endang di SMK PGRI 23 Jagakarsa, Jakarta Selatan, Rabu (6/10/2021).

Endang menuturkan aksi tawuran tidak menguntungkan pihak mana pun.

Menurutnya, pelajar justru dapat berurusan dengan kasus hukum jika terlibat tawuran.

"Tawuran ini tentunya tidak ada yang untung, pasti adanya rugi. Yang luka masuk rumah sakit, yang melakukan penganiayaan tentunya akan berkaitan dengan proses hukum," ujar dia.

Baca juga: Niatnya Pelajar SMP Pakai Baju SMA Saat Tawuran di Lenteng Agung, Rupanya Sudah Siapkan Pakaian

Tawuran pelajar di Jalan Raya Lenteng Agung terjadi pada Senin sore sekitar pukul 17.00 WIB.

Video yang menampilkan saat pelajar terlibat tawuran juga viral di media sosial.

Dalam video tersebut, para pelajar yang terlibat tawuran tampak berlarian sambil membawa senjata tajam.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved