Breaking News:

Kericuhan di Arena Tinju PON Papua Berujung Diselesaikan Kekeluargaan Setelah Sosok Ini Turun Tangan

Kericuhan yang terjadi di arena tinju PON XX Papua diselesaikan secara kekeluargaan.

Editor: Elga H Putra
Tribun-Papua.com/Calvin Erari
Atlet DKI Jakarta bersama kuasa hukumnya, Jil Mandagi buat laporan polisi di Polda Papua 

Petinju dari kontingen DKI Jakarta, Jil Mandagi dilaporkan menjadi sasaran pemukulan di luar ring tinju.

Pemukulan dikabarkan dilakukan oleh relawan panitia pelaksana pertandingan.

Dari keterangan yang dihimpun, kronologi bermula saat Jil Mandagi bertanding melawan atlet NTT, Luki Mira Agusto Hari di kelas 52-56kg putra.

Baca juga: Gemilang di PON Papua dan Pecahkan Rekor Nasional, Lifter Jawa Tengah Menanti Panggilan ke Pelatnas

Juri memutuskan, pertarungan dimenangkan Luki.

Keputusan itu memicu ketidakpuasan Jil Mandagi yang melakukan protes keras.

Sang petinju disebutkan turun dari ring lalu membanting pintu dan memukul Kun spanduk pembatas.

Aksi itu memantik reaksi relawan yang tergabung dalam panitia pelaksana menjaga jalannya pertandingan.

Upaya menenangkan atlet itu berimbas adanya pemukulan di luar ring.

Baca juga: Rekor Nasional Angkat Besi Pecah di PON Papua, Diah Ayu: Sebenarnya Masih Sanggup Angkat 127 Kg

Video kericuhan itu beredar di sejumlah aplikasi perpesanan. Tampak dalam video, rombongan panitia mengejar Jil Mandagi dan berusaha menyerang.

Petugas kepolisian yang berusaha mengamankan situasi tampak kewalahan. Beberapa relawan yang lolos dari penjagaan tampak melontarkan bogem mentah ke sang petinju.

Jil Mandagi pun tampak berupaya membalas pukulan hingga terjadi baku hantam di luar ring.

Artikel ini telah tayang di Tribun-Papua.com dengan judul Wakapolda Papua Mediasi Kericuhan Tinju, Perdamaian Jalan Keluarnya,

Sumber: Tribun Papua
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved