Breaking News:

Polisi Ungkap Rekonstruksi 19 Adegan Kasus Perampasan Nyawa Anggota TNI di Depok Sesuai Fakta

Rekonstruksi kasus perampasan nyawa personel TNI di Depok telah selesai dilakukan. Polisi sebut sesuai fakta.

TribunJakarta.com/Dwi Putra Kesuma
Pelaku memperagakan adegan saat menghabisi nyawa korban dalam rekonstruksi yang digelar di Polres Metro Depok, Jumat (8/10/2021). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dwi Putra Kesuma

TRIBUNJAKARTA.COM, PANCORAN MAS – Rekonstruksi kasus perampasan nyawa personel TNI di Depok telah selesai dilakukan.

Total, ada 19 adegan yang diperagakan oleh tersangka berinisial I dan sejumlah pemeran pengganti yang dihadirkan.

“Ya hari ini kita telah selesai melaksanakan rekonstruksi kasus 338 KUHP pembunuhan anggota TNI. Tersangka sudah melaksanakan 19 adegan dan berjalan dengan lancar,” ujar Kasat Reskrim Polres Metro Depok, AKBP Yogen Heroes Baruno, di Mapolrestro Depok, Pancoran Mas, Jumat (8/10/2021).

Dalam rekonstruksi tadi, seluruh adegan yang dilakukan sudah sesuai dengan keterangan yang disampaikan oleh tersangka dalam berita acara pemeriksaan (BAP).

“Kita juga dibantu dari pihak POM (Polisi Militer) untuk pengamanannya, sehingga semua pelaksanaan rekonstruksi kali ini berjalan sesuai dengan apa yang disampaikan oleh tersangka di BAP,” katanya.

Baca juga: Niat Melerai Justru Ditikam, Tubuh Sertu Yorhan Lopo Ambruk di Semak-semak usai Lari 50 Meter

“Jadi semua sudah sesuai dengan fakta, dari Kejaksaan juga menyampaikan sudah cukup, dan tersangka juga terlihat seperti menyesali perbuatannya,” timpalnya lagi.

Dalam rekonstruksi tadi, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Alfa Dera juga hadir langsung melihat jalannya rekonstruksi.

Pelaku memperagakan saat menghabisi nyawa korban dalam rekonstruksi yang digelar di Polres Metro Depok, Jumat (8/10/2021).
Pelaku memperagakan saat menghabisi nyawa korban dalam rekonstruksi yang digelar di Polres Metro Depok, Jumat (8/10/2021). (TribunJakarta.com/Dwi Putra Kesuma)

Kasie Intel Kejaksaan Negeri Depok, Andi Rio Rahmat Rahmatu, mengatakan , kehadiran Jaksa Penuntut Umum sudah sesuai dengan sistem peradilan pidana.

"Jaksa hadir dan diundang karena sesuai sistem peradilan pidana jaksa sebagai dominis litis atau pengendali perkara," jelasnya melalui pesan singkat.

Baca juga: Misteri Jasad di Semak-semak Depok Terkuak, Aksi Prajurit TNI Lerai Pertikaian Dibalas Tusukan

Andi berujar hasil rekonstruksi tersebut akan digunakan sebagai bagian berkas perkara untuk diteliti pihaknya.

"Nantinya hasil berita acara rekonstruksi akan digunakan sebagai bagian berkas perkara yang akan dikirim penyidik ke Jaksa Penuntut Umum untuk diteliti. Jaksa yang kami tunjuk adalah jaksa profesional," pungkasnya.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved