Breaking News:

Cerita Kriminal

Diantarkan Polisi Pulang ke Rumah, Pria Ini Bukannya Terimakasih Malah Lukai Prajurit TNI

Sudah diantarkan anggota polisi pulang ke rumahnya, pria berinisial YU (40) bukannya berterima kasih tapi malah melukai prajurit TNI.

Editor: Elga H Putra
iStock
Ilustrasi pemukulan atau penganiayaan. Sudah diantarkan anggota polisi pulang ke rumahnya, pria berinisial YU (40) bukannya berterima kasih tapi malah melukai prajurit TNI. 

TRIBUNJAKARTA.COM, GARUT - Sudah diantarkan anggota polisi pulang ke rumahnya, pria berinisial YU (40) bukannya berterima kasih tapi malah melukai prajurit TNI.

Peristiwa itu terjadi di wilayah Kecamatan Cikelet, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Kamis (8/10/2021)

Informasi yang diperoleh, awalnya YU yang diketahui sedang mabuk berat ditegur oleh anggota polisi.

Polisi tersebut meminta YU untuk segera pulang agar tidak berbuat onar.

"Pelaku ini bukannya menurut tapi malah menantang anggota polisi.

Baca juga: Polisi Pastikan Warga yang Tawuran di Johar Baru Mayoritas Dalam Pengaruh Narkoba

Alhamdulillah anggota polisi ini tidak terpancing, namun langsung mengantarkan YU pulang ke rumahnya," kata Kapolsek Cikelet, Iptu Solah Parwani, Jumat (8/10/12021).

YU akhirnya bisa diantarkan ke rumahnya oleh anggota polisi tersebut.

Namun sesampainya di rumah, YU malah membawa golok dan langsung kembali keluar untuk mencari anggota polisi yang mengantarnya.

YU (40) pria bertato kobra asal Garut Selatan harus berurusan dengan pihak kepolisian lantaran melukai anggota Koramil Cikelet.
YU (40) pria bertato kobra asal Garut Selatan harus berurusan dengan pihak kepolisian lantaran melukai anggota Koramil Cikelet. (Istimewa/ Dok Polsek Cikelet)

Solah mengatakan saat pelaku keluar rumah, anggota polisi yang mengantarnya pulang sudah meninggalkan rumah YU.

YU kemudian kembali ke jalan dan mengejar anggota polisi tersebut sambil menenteng golok.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved