Jalan Kolonel Sugiono yang Renggut Nyawa Pengemudi Honda Jazz Dikenal Rawan Kecelakaan
Anggrian Pratama (22), meninggal dunia akibat kecelakaan lalu lintas di Jalan Kolonel Sugiono, Kelurahan Pondok Bambu, Jakarta Timur.
Penulis: Bima Putra | Editor: Elga H Putra
Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra
TRIBUNJAKARTA.COM, DUREN SAWIT - Anggrian Pratama (22), meninggal dunia akibat kecelakaan lalu lintas di Jalan Kolonel Sugiono, Kelurahan Pondok Bambu, Kecamatan Duren Sawit, Jakarta Timur pada Jumat (8/10/2021).
Nyawa Anggrian tak tertolong akibat luka berat di kepala usai mobil Honda Jazz berpelat B 2184 KMA dikemudikannya menabrak tembok dan pagar salon serta toko baja di Jalan Kolonel Sugiono sekira pukul 04.00 WIB.
Belum diketahui pasti penyebab kecelakaan yang membuat Anggrian kehilangan kemudi mobil sehingga menabrak salon dan toko baja.
Pasalnya korban meninggal di lokasi kejadian.
Namun berdasar keterangan warga sekitar, Jalan Kolonel Sugiono selepas Flyover Pondok Bambu lokasi Anggrian mengalami kecelakaan termasuk rawan kecelakaan lalu lintas.
Baca juga: Zaskia Kaget Lihat Motor Besar Dipajang di Lemari Rumah, Aurel Hermansyah: Itu Bekas Kecelakaan
"Biasanya memang kecelakaan lalu lintas di sini (Jalan Kolonel Sugiono) itu dini hari sampai subuh, sering banget kecelakaan," kata Angga (35), warga setempat di Duren Sawit, Jakarta Timur, Sabtu (9/10/2021).
Dia mencontohkan satu pohon besar yang berjarak sekitar 4 meter dari lokasi Anggrian mengalami kecelakaan yang disebut sudah beberapa kali ditabrak pengemudi mobil.
Menurutnya, kecelakaan lalu lintas di Jalan Kolonel Sugiono dari arah Jatinegara menuju Kecamatan Duren Sawit acap kali akibat pengemudi mobil mengantuk saat berkendara.
"Karena kalau soal penerangan jalan sebenarnya enggak kurang ya, jadi biasanya karena si pengemudi mengantuk. Belum lama ini juga ada Honda Brio menabrak pohon, jadi memang rawan," ujarnya.
Deviana (32), warga setempat lain membenarkan bila Jalan Kolonel Sugiono termasuk lokasi rawan kecelakaan lalu lintas dan banyak dilintasi pengendara di wilayah Kecamatan Duren Sawit.
Selain karena mengantuk, menurutnya banyak pengendara mengalami kecelakaan lalu lintas setelah melewati Flyover Pondok Bambu karena kondisi jalan berkelok ke kiri.
"Kalau lagi mengantuk terus ada belokan kan bablas ya. Di sini biasanya begitu, karena kondisi jalan agak belok ke kiri jadi kalau sopirnya mengantuk atau enggak hati-hati bisa menabrak. Apalagi kalau beloknya posisi kencang," tutur Deviana.
Baca juga: 3 Hari Tak Pulang ke Rumah, Unggahan Terakhir di Medsos Mahasiswi Kecelakaan di Tol Tangerang-Merak
Sebelumnya, Kanit Laka Satlantas Jakarta Timur AKP Teguh Achrianto mengatakan kecelakaan dialami Anggrian berawal saat mobil melaju dari arah Jatinegara ke Duren Sawit.
Setelah melawati Flyover Pondok Bambu, Anggrian kehilangan kemudi mobil sehingga kendaraan menghantam tembok dan pagar toko salon kecantikan dan toko baja di sisi kiri jalan.
"Sehingga kendaraan terguling dalam posisi ban kanan di atas. Akibat dari kejadian tersebut pengemudi mengalami luka berat di kepala dan meninggal di TKP," kata Teguh.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jakarta/foto/bank/originals/alan-kolonel-sugion.jpg)