Breaking News:

Khawatir Kebanjiran, Warga di 10 RW Kayuringin Jaya Bekasi Tolak Proyek Duplikasi Crossing Air

Warga di 10 RW Kelurahan Kayuringin Jaya mendesak Pemkot Bekasi menghentikan rencana proyek duplikasi crossing air dari Tol ke Kali perumahan BSK.

TribunJakarta.com/Yusuf Bachtiar
Banjir jalur pantura Jalan Jenderal Sudirman, Kayuringin, Kota Bekasi, Rabu, (1/1/2020). Warga di 10 RW Kelurahan Kayuringin Jaya mendesak Pemerintah Kota Bekasi menghentikan rencana proyek duplikasi crossing air dari Tol ke Kali perumahan Bumi Satria Kencana (BSK). 

Laporan wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar

TRIBUNJAKARTA.COM, BEKASI SELATAN - Warga di 10 RW Kelurahan Kayuringin Jaya mendesak Pemerintah Kota Bekasi menghentikan rencana proyek duplikasi crossing air dari Tol ke Kali perumahan Bumi Satria Kencana (BSK).

Ketua Forum RW Kelurahan Kayuringin Jaya Ridwan Bawwi mengatakan, pihaknya menaungi warga di 10 RW yakni, RW11, RW13, RW 14, RW15, RW16, RW18, RW19, RW20, RW21, RW22.

"Kami menolak karena menyebabkan banjir lebih parah di wilayah RW Kayuringin Jaya , kerugian Meteril dan Immaterial yang lebih besar," kata Ridwan, Minggu (10/10/2021).

Dia menilai proyek duplikasi crossing air akan memperparah banjir yang sudah sering melanda kawasan Perumahan Bumi Satria Kencana (BSK).

"Kalau diduplikasikan debit air yang masuk ke wilayah kami meningkatkan, otomatis airnya makin banyak dan berdampak pada banjir yang parah," jelas dia.

Baca juga: Dari 16 Titik, Kini Tersisa Satu Permukiman Rawan Banjir di Kelurahan Rorotan

Crossing tol merupakan fasilitas sistem drainase dari selatan ruas tol menyebrang ke bagian utara, keberadaan saluran ini memungkinkan air dari hulu mengalir ke hilir.

Air yang berasal dari kawasan pemukiman seperti Perumahan Galaxy, Pekayon dan sekitarnya mengalir melalui crossing di aliran Kali Perumahan BSK.

"Saya ingin dari forum RW mencari solusi dari buangan air yang akan dilakukan dari perumahan galaxy, perumahan pekayon, menuju ke Kali BSK, kemudian Kalijati agar dibelokan melalui bawah jalan kercep lansung ke Kali Bekasi," jelasnya.

Baca juga: Ngaku Banyak Tawaran Jadi Politikus, Sule: Saya Pimpin Rumah Tangga Aja Gak Bener, Apalagi Negara

Selain itu, Pemerintah Kota Bekasi juga didesak melakukan normalisasi aliran Kali Perumahan BSK dengan pemasangan turap dan kegiatan pengangkatan lumpur sedimentasi.

"Supaya menjadi solusi agar dari perumahan galaxy terurai banjir dan tidak menambah banjir di BSK, Patuha, Stadion dan Kompleks Kejaksaan," terang dia.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved