Breaking News:

Polisi Sebut Lansia yang Jatuh dan Muntah Darah di Pejaten Timur, Seorang Tunawisma

Kapolsek Pasar Minggu, Kompol Bambang Handoko sebut lansia berinisial S (70) yang tewas di Jalan Pagujaten, Pejaten Jakarta Selatan ialah tunawisma.

Penulis: Satrio Sarwo Trengginas | Editor: Suharno
Net
Ilustrasi. 

TRIBUNJAKARTA.COM, PASAR MINGGU - Kapolsek Pasar Minggu, Kompol Bambang Handoko mengatakan pria lanjut usia berinisial S (70) yang mendadak tewas di Jalan Pagujaten RT 004 RW 007, Pejaten Timur, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, merupakan tunawisma

"Iya betul tunawisma. Tapi punya keluarga atau saudara yang tinggal di Pejaten Timur," ungkapnya saat dikonfirmasi pada Minggu (10/10/2021).

Bambang melanjutkan kakek tersebut tewas karena sakit. Namun, ia belum bisa memastikan penyakit apa yang dideritanya.

Selain itu, lansia itu tak membawa identitas saat diperiksa polisi.

Baca juga: Seorang Lansia Tewas di Trotoar Pasar Minggu Jakarta Selatan, Saksi: Jatuh dan Muntah Darah

"Tanpa identitas, MR X. Ada warga yang manggil 'S' usia 70 tahun," tambahnya. 

Muntah darah

Saksi mata, Husni Mubarok (30), mengatakan sebelum tewas, pria lansia itu terlihat dalam kondisi lemas.

TONTON JUGA:

Ia mendadak jatuh dan muntah darah. Husni menduga lansia tersebut mengidap penyakit.

Kejadian itu sekitar pukul 10.30 WIB pada Minggu (10/10/2021).

"Mungkin penyakit dia mulai kambuh, jatuh lah di sana. Dia jatuh terus muntah darah. Mulai menurun kesadarannya," ungkap Husni saat ditemui di lokasi.

Baca juga: PPKM Level 3 DKI Jakarta, Sejumlah Penumpang di Stasiun Gambir Mengaku Ingin Pulang Kampung

Jasad tersebut kemudian ditindaklanjuti oleh pihak kepolisian sektor Pasar Minggu dan Sudin Sosial Jakarta Selatan.

Husni mengatakan jasad lansia itu dibawa oleh tim palang hitam ke Rumah Sakit Fatmawati. 

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved