Breaking News:

Proyek Duplikasi Crossing Air ke Kali Perumahan BSK Ditolak Warga, Pemkot Bekasi Bakal Bangun Tandon

Kepala BMSDA Kota Bekasi Arief Maulana mengatakan proyek duplikasi crossing air di tol sebagai upaya pengendalian banjir.

TribunJakarta.com/Yusuf Bachtiar
Tumpukan sampah di Kali Irigasi dekat Kantor Kelurahan Kayuringin Jaya, Jalan Letnan Arsyad, Kecamatan Bekasi Selatan, Kota Bekasi, Minggu, (24/11/2019). Kepala Bidang Bina Marga dan Sumber Daya Air (BMSDA) Kota Bekasi Arief Maulana mengatakan proyek duplikasi crossing air di tol sebagai upaya pengendalian banjir. 

Laporan wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar

TRIBUNJAKARTA.COM, BEKASI SELATAN - Kepala Bidang Bina Marga dan Sumber Daya Air (BMSDA) Kota Bekasi Arief Maulana mengatakan proyek duplikasi crossing air di tol sebagai upaya pengendalian banjir.

Arief mengatakan, duplikasi crossing dibuat untuk mengaliri air dari hulu wilayah selatan tol ke hilir di bagian utara tol Kali Perumahan Bumi Satria Kencana (BSK).

"Itu terkait pembangunan crosing tol di area BSK, dari tahapan proses penyelesaian persoalan banjir dari mulai area hulu sekitar kawasan Galaxy sampai dengan hilir ke Bendung Rowo," kata Arief, Minggu (10/10/2021).

Arief menjelaskan, proyek duplikasi crossing air memang untuk meningkatkan debit air. Untuk itu, perlu dibangun tandon untuk mengurangi debit supaya air tidak meluap.

"Dimana sesuai dengan perencanaan secaea makro untuk pengendalian banjir disitu perlu dibuatkan tandon air baik itu di hulu, di tengah," jelas dia.

Baca juga: Dari 16 Titik, Kini Tersisa Satu Permukiman Rawan Banjir di Kelurahan Rorotan

Selain itu, perlu dilakukan normalisasi daerah aliran sungai yang menjadi jalur crossing air tol di Kali BSK dengan pengerukan dan peninggian tanggul.

"Kemudian harus dilakukan normalisasi terhadap saluran BSK dan peninggian tanggul disesuaikan diukur dari atas permukaan air laut supaya tidak terjadi limpasan dan kemudian diperlukan adanya pemindahan pompa Rawa Tembaga ke area hilir," jelasnya.

Namun, proyek pengendalian banjir ini belum dapat dikerjakan secara serentak.

Baca juga: Penampakan Surutnya Air di Kanal Banjir Timur Awal Oktober 2021, Bagian Dasarnya Sampai Terlihat

Pihaknya mengerjakan secara bertahap menyesuaikan anggaran yang tersedia.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved