Breaking News:

Setelah Manusia Silver, Kini Satpol PP tangsel Memburu Badut Jalanan

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) sepertinya sedang fokus menangani penyandang masalah kesejahteraan sosial (PMKS)

Istimewa
Badut jalanan Tangsel terjaring razia, Jumat (28/9/2021) 

TRIBUNJAKARTA.COM, TANGERANG SELATAN - Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) sepertinya sedang fokus menangani penyandang masalah kesejahteraan sosial (PMKS).

Setelah sebelumnya manusia silver yang menjadi sasaran razia, kini giliran badut jalanan.

Pada Jumat (8/10/2021), rombongan aparat berseragam abu-abu itu berkeliling Tangsel dan mengamankan belasan orang yang mereka golongkan sebagai PMKS.

Sekretaris Satpol PP Tangsel, Oki Rudianto, menjelaskan, penertiban dilakukan karena adanya keresahan yang dirasakan oleh masyarakat akibat eksistensi manusia silver yang biasanya ditemui di perempatan lampu merah.

Selain manusia silver, badut jalanan dan pengemis juga termasuk di dalamnya.

"PMKS seperti itu mulai menjamur di tempat-tempat umum di Kota Tangsel," kata Oki dalam keterangan resminya.

9 Badut Jalanan Diamankan

Kepala Seksi Penyelidikan dan Penyidikan Satpol PP Tangsel, Muksin Al Fachry, menjelaskan, total PMKS yang ditertibkan berjumlah 16 orang.

"Sebanyak empat orang badut yang diamankan di Gang Masjid Pamulang, tiga pengemis diamankan di Permata Pamulang, dua orang badut diamankan di Lampu Merah Gaplek Pamulang, empat orang pengemis diamankan di Sumur Bos BSD dan tiga orang badut diamankan di Pondok Bambu, Pondok Kacang dan Rempoa Ciputat, papar Muksin, Minggu (10/10/2021).

Sebanyak sembilan orang di antaranya adalah badut jalanan.

Badut diamankan Satpol PP Tangsel Jumat (8/10/2021)
Badut diamankan Satpol PP Tangsel Jumat (8/10/2021) (Istimewa)
Halaman
123
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved