Breaking News:

Warga Tapos Depok Resah Selama 3 Hari Cium Bau Bangkai, Ternyata Ini Sumbernya

Diduga bunga bangkai tumbuh di kebun rumah warga kawasan Leuwinanggung Pancoran 7, Tapos, Kota Depok.

TribunJakarta.com/Dwi Putra Kesuma
Layar tangkap unggahan akun Instagram @depokupdatetanaman yang diduga bunga bangkai/bunga suweg yang tumbuh di kawasan Leuwinanggung Pancoran 7, Tapos, Kota Depok. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dwi Putra Kesuma

TRIBUNJAKARTA.COM, TAPOS – Diduga bunga bangkai tumbuh di kebun rumah warga kawasan Leuwinanggung Pancoran 7, Tapos, Kota Depok.

Kemunculan tanaman ini sempat membuat panik warga yang mencium aroma busuk tanpa mengetahui darimana sumbernya.

Dalam unggahan di akun Instagram @depokupdate, tertulis keterangan bahwa warga telah mencium aroma busuk tersebut selama tiga hari di sekitar lokasi tumbuhnya tanaman ini.

“Sudah tiga hari berturut-turut setiap sore-malam, orang-orang sampai cek ke rumah masing-masing gak nemu bangkai. Terus nyari ke kebun dan malah ada bunga bangkai itu,” demikian keterangan dalam unggahan tanaman yang diduga bunga bangkai tersebut.

Menanggapi hal tersebut, Lurah Leuwinanggung, Sanan, mengatakan dirinya telah menerima kabar tumbuhnya tanaman yang diduga bunga bangkai itu.

Baca juga: Limbah Medis Jarum Suntik di Tempat Sampah Sekolah di Depok, Begini Penjelasan Camat Tapos

Setelah melihat foto dan video tanaman itu, Sanan pun langsung mengetahui bahwa itu bukanlah bunga bangkai, alias Bunga Suweg.

“Itu bunga suweg namanya bang. Saya sudah lihat unggahan sama foto dan videonya, itu bunga suweg,” kata Sanan TribunJakarta, Senin (11/10/2021).

Namun demikian, Sanan mengatakan dirinya belum menerima informasi yang pasti terkait tumbuhnya Bunga Suweg tersebut.

“Katanay di Pancoran 7, tapi saya sudah konfirmasi malah katanya gak ada bunga suweg yang tumbuh disana,” bebernya.

Baca juga: Dikirim Karangan Bunga sampai Petisi oleh Jakmania, Pelatih Persija Bereaksi: Semua Pasti Mau Menang

Menyoal Bunga Suweg, Sanan berujar bahwa kemunculannya bukanlah hal yang baru di lingkungannya.

“Kalau bunga suweg mah sudah biasa ya, bukan baru kali ini. Itu kan tanaman liar ya, kaya ada semacam umbi di bagian bawahnya. Tapi memang baunya begitu ya kaya bau bangkai,” ungkapnya.

Sementara itu, melansir dari Wikipedia, Bunga Suweg adalah tanaman anggota marga Amorphophallus dan masih berkerabat dekat dengan bunga bangkai raksasa dan iles-iles.

Suweg sering dicampur baurkan dengan iles-iles karena keduanya menghasilkan umbi batang yang dapat dimakan dan ada kemiripan dalam morfologi daun pada fase vegetatifnya.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved