Breaking News:

4 Gadis di Bawah Umur Dipekerjakan Jadi PL Karaoke di Kendal, Dibayar Rp 50 Ribu per Jam

Empat gadis di bawah umur dipaksa bekerja menjadi pemandu lagu (PL) di sebuah tempat karaoke di Kendal, Jawa Tengah,

TribunJateng.com/Saiful Ma'sum
Minah alias Yuli digelandang ke Polres Kendal diduga melakukan eksploitasi anak di bawah umur sebagai PK, Selasa (12/10/2021) 

TRIBUNJAKARTA.COM - Empat gadis di bawah umur dipaksa bekerja menjadi pemandu lagu (PL) di sebuah tempat karaoke di Kendal, Jawa Tengah,

mereka dipekerjakan oleh Minah alias Yuli (29) warga asal Kabupaten Magelang yang kini telah dibekuk Satreskrim Polres Kendal.

Empat anak itu adalah RDM (16), RT (17), PS (15), dan AU (16) asal Kabupaten Wonosobo yang bekerja selama 2 bulan di tempat karaoke Rinjani, komplek lokalisasi Alaska, Desa Gedong, Kecamatan Patean, Kendal.

TONTON JUGA

Dugaan eksploitasi anak di bawah umur ini dibongkar Satreskrim Polres Kendal pada akhir September 2021.

Kasat Reskrim Polres Kendal, AKP Daniel Artasasta Tambunan mengatakan, saat dilakukan penggerebekan, ditemukan 4 anak di bawah umur yang berada di lokasi tempat karaoke.

Dua di antaranya sedang menemani pelanggan di sebuah room karaoke.

"Semuanya (PK) di bawah umur asal Wonosobo. Kami amankan juga Minah alias Yuli sebagai pengelolanya," terang Daniel, Selasa (12/10/2021).

Baca juga: Dalang di Balik Temuan Jasad Pemandu Lagu Terbalut Selimut, Selingkuhan Tertunduk Ngaku Sakit Hati

Kasatreskrim mengungkapkan, tersangka Minah mendapat keuntungan Rp 50.000 setiap jam penyewaan room karaoke.

Minah juga mendapat jatah Rp 50.000 dari setiap PK yang melayani hubungan badan dengan pelanggan.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved