Breaking News:

Cerita Kriminal

Bu Camat Dituding Jadi Pelakor Keluarga Anggota DPRD, Jaksa hingga Perwira Polisi Disebut Terlibat

Seorang wanita yang menjabat sebagai seorang camat dituding menjadi perebut laki orang (pelakor) suami anggota DPRD Tanjungbalai, Sumatera Utara.

Editor: Elga H Putra
Istimewa via Tribun Jateng
Ilustrasi penggerebekan pasangan selingkuh. Seorang wanita yang menjabat sebagai seorang camat dituding menjadi perebut laki orang (pelakor) suami anggota DPRD Tanjungbalai, Sumatera Utara. 

Setelahnya, istri Mui meminta sopir turun dan berganti mengendarai kendaraan tersebut.

Di dalam mobil, kata DP, istri sah ARM mengancam dirinya lantaran dituduh sebagai pelakor.

Singkat cerita, DP dibawa bersama dengan Mui ke rumah MJ, di Komplek Tasbih II.

MJ merupakan kerabat dari CH, yang kini bertugas di Kejati Sumut.

Baca juga: Gegara Satu Keluarga Ribut Soal Pelakor, Puluhan Warga Sekampung Kehilangan Tempat Tinggal

Sesampainya di sana, kata DP, ia langsung dipukul oleh MJ tanpa bertanya-tanya terlebih dahulu.

"Muka saya langsung dipukulnya," ucap DP.

Tak berapa lama setelah diinterogasi di rumah MJ, perselingkuhan keduanya terungkap.

Suami DP berinisial B kemudian tiba di kediaman MJ.

Tujuannya, agar MJ dan keluarganya tidak menganiaya korban.

Saat itu, B, suami DP minta MJ (oknum jaksa), CH (istri Mui), RCD (istri MJ) dan AS (kakak CH) untuk membawanya ke polsek terdekat agar tidak terjadi aksi penganiayaan tersebut.

Ilustrasi.
Ilustrasi. (Tribunnews)

"AS yang paling menyiksa saya. Saya berusaha lari, terus dipukulnya lagi," jelasnya.

Bahkan, sambungnya, penganiayaan tersebut menyita perhatian keluarga lain yang kebetulan aparat penegak hukum berpangkat Kompol berinisial D yang bertugas di Polda Sumut.

Tak lama berselang, datang Kompol AB dan istri yang bertugas di Polres Langkat.

"Kompol AB datang sama istrinya belakangan, mereka tidak ikut menganiaya," jelas dia.

Suami korban menyesalkan tindakan penganiayaan ini.

Sebab, persoalan ini dapat diselesaikan secara kekeluargaan.

Namun sebaliknya, persoalan ini menjadi panjang lantaran CH, istri Mui dan keluarganya yang diduga menganiaya korban, masih saudara kandung dengan mantan Wali Kota Tanjungbalai berinisial MS yang terjerat suap dan korupsi.

"Akhirnya kami bisa keluar dari rumah MJ sekitar jam 6 pagi. Bukti penganiayaan berupa visum dari Rumah Sakit Pringadi Medan sudah kami serahkan juga kepada polisi saat melapor," ujar dia.

Artikel ini disarikan dari Tribun-Medan.com dengan Topik Dugaan Perselingkuhan Berujung Pemukulan

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved