Breaking News:

Cerita Kriminal

Selama 3 Tahun Jadi Pelampiasan Nafsu Pegawai Pasar, Gadis 18 Tahun Asal Bekasi Akhirnya Bersuara

Gadis berinisial KW (19) memilih diam selama kurang lebih tiga tahun atas tindakan asusila yang dialaminya

Penulis: Yusuf Bachtiar | Editor: Jaisy Rahman Tohir
Pexels via Kompas.com
Ilustrasi Pencabulan 

Laporan wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar

TRIBUNJAKARTA.COM, BEKASI SELATAN - Gadis berinisial KW (19) memilih diam selama kurang lebih tiga tahun atas tindakan asusila yang dialaminya.

Selama masa menutup diri itu, ia menjadi pelampiasan nafsu  pria berinisial SA merupakan seorang pegawai harian lepas di salah satu pasar di Kota Bekasi.

Nuralamsyah selaku kuasa hukum korban mengatakan, selama tiga tahun, korban digagahi sebanyak 10 kali.

"Sudah 10 kali selama tiga tahun ini, dari pengakuan korban dia tidak berani melapor ke orangtuanya," kata Nuralamsyah, Rabu (13/10/2021).

Setiap melancarkan aksinya, pelaku selalu memperdaya korban dengan ancaman bahkan iming-iming uang agar dia mau melayani nasfu bejatnya.

"Ada iming-iming uang jajan Rp100 sampai Rp200 ribu, awal kejadian korban waktu itu masih sekolah kelas 3 SMA," ujarnya.

Korban dengan pelaku awalnya dikenalkan oleh seseorang, dari perkenalan itu, hubungan keduanya berlanjut.

Baca juga: Siasat Muncikari Rekrut Gadis ABG Jadi Korban Open BO di Kalibata City: Dipacari Lalu Dijual

Pelaku kerap menjemput korban untuk dibawa ke lokasi kerjanya, di tempat itu pula, aksi pencabulan pertama kali dilakukan.

Selain di tempat kerja pelaku, rudapaksa juga dilakukan di tempat-tempat tertentu seperti losmen yang disewa oleh SA.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved