Breaking News:

Dewi Ratna Suminar Ingin Kembangkan Industri Sepak Bola Bandung Bersama BKFC Rancabali Majalaya

Pengusaha cantik yang bernama Dewi Ratna Suminar atau kagum antusias masyarakat melihat laga sepak bola Ball King Football Club atau BKFC.

Editor: Suharno
ISTIMEWA
Dewi Ratna Suminar 

TRIBUNJAKARTA.COM - Pengusaha cantik yang bernama Dewi Ratna Suminar atau yang akrab disapa Ibu Dewi kagum melihat antusias masyarakat melihat laga sepak bola Ball King Football Club atau BKFC.

Dewi Ratna Suminar merupakan pengusaha muda cantik Desa Panyadap Kecamatan Solokan Jeruk, Kabupaten Bandung.

Dewi Ratna Suminar juga Founder (Warung Ghocenk) warung sedekah makan sekenyangnya cuma Rp5.000 dan beberapa perusahaan yang ditanganinya.

Di antaranya CEO Global Group, Komisaris PT Dama Mulia Atmaja, Direktur PT Surya Majapahit Marga Wisata, yang beberapa waktu lalu hadir dan langsung melihat laga sepak bola ke lapangan Panyadap, Desa Panyadap, 

Dewi merasa kagum dengan antusias masyarakat yang ingin menyaksikan pertandingan sepak bola laga persahabatan untuk memenuhi undangan dari warga Panyadap.

Dalam pertandingan persahabatan ini mempertemukan dua klub sepakbola paling dikenal bagus permainannya yaitu antara BKFC (Ball King Football Club) melawan BIOPA PC (Barudak Intelek Orang Panyadap).

BKFC tak lupa mengundang tiga pemain eks legenda Persib Bandung Zaenal Arif, Eka Ramdhani dan Cucu Hidayat yang dilatih oleh Ariwijaya untuk melawan klub BIOPA PC, salah satu tim Persatuan Sepakbola asal Desa Panyadap.

Dewi Ratna Suminar bersama Bali King Football Club (BKFC).
Dewi Ratna Suminar bersama Bali King Football Club (BKFC). (ISTIMEWA)

Bu Dewi pun terkesan dengan jalannya pertandingan BKFC (Ball King Football Club) melawan BIOPA PC (Barudak Intelek Orang Panyadap).

"Saya yakin potensi bagus dan daya tarik buat industri sepak bola perlu di kembangkan," ucap Dewi pemilik klub sepak bola BKFC yang telah memenangkan pertandingan itu.

Selain itu, Dewi Ratna Suminar pun sering membawa pesepak bola pemula main ke lapang bola seperti lapangan bola Progresif dan yang lainnya.

“Saya ingin kerjasama dengan desa kelahiran saya agar talenta-talenta muda bisa di kembangkan di lapang bola Panyadap.” Paparnya.

Tak hanya itu, Dewi juga menambahkan “semoga kedepannya Desa Panyadap mempunyai fasilitas lapang berkelas," ujarnya.

Dalam kesempatan ini Dewi tak lupa mengingatkan kesadaran masyarakat terkati protokoler kesehatan.

"Untuk tetap menjaga kewaspadaan terhadap paparan virus Covid-19 dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat dengan selalu memakai masker dan ikut vaksinasi," tutupnya.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved