Breaking News:

Gadis 16 Tahun Jadi Presiden Direktur AstraZeneca Indonesia Sehari: Gender Bukan Pembatas Karir

Senyum bahagia terpancar dari wajah Zakiah yang berhasil menjalani perannya tersebut.

dok. AstraZeneca
Zakiah, gadis 16 tahun menggantikan posisi presiden direktur AstraZeneca Indonesia selama sehari 

TRIBUNJAKARTA.COM - Zakiah (16), finalis  #GirlsTakeOver dari Young Health Programme  mengambil alih posisi Presiden Direktur AstraZeneca Indonesia.

Senyum bahagia terpancar dari wajah Zakiah yang berhasil menjalani perannya tersebut.

"Saya melihat AstraZeneca Indonesia sudah mengimplementasikan kebijakan untuk menciptakan lingkungan kerja aman dan inklusif," terang Zakiah.

Zakiah menjelaskan, prestasinya yang dicapainya ini berkat dukungan sang ibunda.

"Inspirasi aku itu ibu, sosok perempuan hebat di hidup aku. Ibu itu berjuang keras dan selalu mendukung," papar Zakiah.

Berkaca dari sosok ibu, Zakiah menekankan pentingnya menjadi wanita yang berdaya dan percaya diri.

"Saya ingin mengajak kaum muda lainnya ikut percaya diri terhadap kemampuan yang kita miliki dan berani berbicara tanpa melihat gender sebagai pembatas, demi membantu pembangunan dan pemberdayaan masyarakat di Indonesia," ujar Zakiah.

Baca juga: Kisah Raffi Ahmad Jalani Karantina Sepulang dari Turki, Nagita Slavina: Rasanya Seneng Banget

Zakiah menegaskan, biasanya wanita merasa ragu atas kemampuan diri sendiri.

"Aku sendiri mengalami keraguan ini, waktu itu ada orang yang bilang 'gak usah kuliah tinggi-tinggi, nanti juga yang cari kerja suaminya', aku syok saat itu. Tetapi hal ini jadi motivasiku agar lebih berkembang," terang Zakiah.

Lebih lanjut, Zakiah menekankan, pentingnya kontribusi dan bersinergi bersama untuk menyuarakan kesetaraan gender.

"Agar semua mendapat keadilan dan kebebasan bersama," tegas Zakiah.

Adapun Sewhan Chon, Presiden Direktur AstraZeneca Indonesia, mengatakan, inklusivitas dan keberagaman adalah budaya yang dijunjung AstraZeneca Indonesia, dimana kesetaraan gender memainkan peran penting.

"Kami berharap keterlibatan karyawan kami dalam kampanye #GirlsBelongHere tahun ini dapat memperkuat prinsip inklusivitas tersebut, dan bagi remaja perempuan terpilih yang mengikuti #GirlsTakeOver di AstraZeneca mendapatkan pengalaman yang membekalinya untuk tumbuh menjadi pemimpin masa depan," tegas Sewhan Chon.

Baca juga: Kakek Suhud Ngaku Jualan hingga Ngojek, Tetangga Merasa Janggal: Nyatanya Berbeda

Sebagai Presiden Direktur AstraZeneca Indonesia, Sewhan Chon bangga dapat menjadi bagian dari perjalanan ini.

"Saya berharap agar Zakiah mendapatkan pelajaran dan inspirasi tentang kepemimpinan, inklusivitas, dan pemberdayaan, serta dapat mencapai potensi semaksimal mungkin di masa depan," tegas Sewhan Chon.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved