Breaking News:

PON Papua

Meski Raih 2 Medali Emas, Pelatih Tinju DKI Kecewa Petinjunya 'Dikalahkan' Wasit

Hugo mengapresiasi perjuangan atletnya yang tetap gigih dan semakin kompak yang berlaga dalam PON Papua ini.

Wartakotalive.com
Atlet tinju DKI Jakarta, Novita Sinadia, melompat kegirangan setelah dinyatakan menang angka dari lawannya Karmila (Nusa Tenggara Barat) pada final tinju putri kelas bantam (51-54kg) yang berlangsung di GOR Cenderawasih, Jayapura, Rabu (13/10/2021). 

TRIBUNJAKARTA.COM, JAYAPURA - Raihan dua medali emas di PON XX Papua disyukuri pelatih tinju DKI Jakarta, Hugo Gosseling. Namun, di sisi lain, ia mengaku kecewa atas kekalahan salah satu atlet tinjunya.

Dua medali emas tim tinju DKI Jakarta diraih oleh Novita Sinadia di kelas Women's Bantam, 51-54 Kg dan satu medali emas lainnya diraih Matius Mandiangan di kelas light, 56-60 Kg.

Tak hanya itu, petinju DKI Jakarta lainnya, Aldoms Suguro, juga mendapat satu medali perak.

Pelatih tinju DKI Jakarta, Hugo Gosseling mengaku kecewa mengingat salah satu petinju DKI lainnya tersingkir karena keputusan yang tak adil dari perangkat pertandingan.

Baca juga: Atlet Tinju DKI Jakarta Boyong 2 Medali Emas PON Papua

"Luar biasa perjuangan dari anak-anak. Memang target dua medali emas tercapai. Namun, seperti yang saya katakan bahwa sebenarnya kami bisa (peroleh medali) lebih, tapi kenyataannya kami kalah bukan kalah atas lawan, tetapi dikalahkan perangkat pertandingan itu sendiri. Tapi, itu sudah jadi koreksi," ujarnya kepada Warta Kota, Rabu (13/11/2021).

Pelatih tinju DKI Jakarta Hugo Gosseling
Pelatih tinju DKI Jakarta Hugo Gosseling (Wartakotalive.com)

Hugo mengapresiasi perjuangan atletnya yang tetap gigih dan semakin kompak yang berlaga dalam PON Papua ini.

Baca juga: Jakarta Terus Kejar Jawa Barat di Puncak Klasemen PON Papua, KONI DKI: Harus Terus Berjuang

Selain itu, kebanggaan lainnya adalah dimana anak asuhnya bisa memperbaiki prestasi di PON Papua dari PON Jawa Barat.

"Kami mempertahankan medali emas di kelas 51-54 Kg, bahkan meraih medali di kelas 56-60 Kg. Perjuangan mereka ini mandi keringat dan darah," tambahnya.

Hugo pun mengaku pihaknya tetap bersyukur bisa membawa pulang dua emas dan satu perak ke DKI Jakarta.

Tak hanya itu, raihan ini pun akan menjadi patokan bagi tinju DKI Jakarta untuk PON 2024 mendatang. 

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved