Breaking News:

Cerita Kriminal

Pinjol di Tangerang Teror Nasabah Pakai Cara Porno Buat Tagih Utang: Bikin Stres Masyarakat

Polda Metro Jaya menggerebek sebuah ruko yang dijadikan markas penagih utang pinjaman online di Kota Tangerang, Kamis (14/10/2021) siang.

TribunJakarta.com/Ega Alfreda
Para karyawan fintech PT ITN berlokasi Green Lake City, Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang yang menggunakan cara kotor mengirimkan gambar porno kepada nasabahnya untuk menagih utang, Kamis (14/10/2021). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Ega Alfreda

TRIBUNJAKARTA.COM, TANGERANG - Polda Metro Jaya menggerebek sebuah ruko yang dijadikan markas penagih utang pinjaman online di Kota Tangerang, Kamis (14/10/2021) siang.

Perusahaan fintech tersebut berada di bawah naungan PT ITN berlokasi Green Lake City, Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang.

Dalam penggerebekan itu, polisi menemukan hal yang mencengangkan saat para karyawan menagih utang para nasabahnya.

Tak main-main, karyawan fintech tersebut mengirimkan gambar-gambar porno untuk mengancam nasabahnya.

Hal itu dilakukan untuk mendesak para nasabah dapat membayar hutangnya yang memiliki bunga tidak masuk akal.

Baca juga: Kantor Pinjol Ilegal Digerebek Polisi di Jakarta Pusat, Semua Karyawan Angkat Tangan

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus mengatakan, pinjol yang dinaungi oleh PT ITN ini telah meresahkan masyarakat Kota Tangerang.

Selain bunga yang tinggi, perusahaan ini juga kerap menagih peminjam bila angsurannya telat dengan kata-kata yang tidak etis.

Para karyawan fintech PT ITN berlokasi Green Lake City, Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang yang menggunakan cara kotor mengirimkan gambar porno kepada nasabahnya untuk menagih utang, Kamis (14/10/2021).
Para karyawan fintech PT ITN berlokasi Green Lake City, Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang yang menggunakan cara kotor mengirimkan gambar porno kepada nasabahnya untuk menagih utang, Kamis (14/10/2021). (TribunJakarta.com/Ega Alfreda)

"Ini masih kita dalami, termasuk juga ancaman dengan kata yang kurang etis," kata Yusri di lokasi.

Yusri mengungkapkan, penagih juga sering menyebar data pribadi si peminjam.

Baca juga: Kapolda Sebut Kasus Begal dan Pinjol di Jabodetabek Meningkat Drastis Selama Pandemi Covid-19

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved