Breaking News:

Anies Baswedan Klaim Jakarta Jadi Provinsi Pertama Miliki Aturan Pembangunan Rendah Karbon

Pemprov DKI Jakarta terbitkan Pergub Nomor 90 Tahun 2021 tentang RPRKD. Anies klaim Jakarta merupakan provinsi pertama miliki aturan RPRKD.

Pemprov DKI
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan saksikan langsung tim renang DKI dalam PON XX Papua di Stadion Aquatic Kampung Harapan. Pemprov DKI Jakarta terbitkan Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 90 Tahun 2021 tentang Rencana Pembangunan Rendah Karbon Daerah yang Berketahanan Iklim (RPRKD). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Nur Indah Farrah Audina

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Pemprov DKI Jakarta terbitkan Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 90 Tahun 2021 tentang Rencana Pembangunan Rendah Karbon Daerah yang Berketahanan Iklim (RPRKD).

Peraturan ini sebagai wujud dari kota yang berketahanan iklim.

Adapun, Rencana Pembangunan Rendah Karbon Daerah yang Berketahanan Iklim (RPRKD) merupakan sebuah peraturan pada tingkat daerah yang komprehensif yang memuat aksi perubahan iklim yang mengintegrasikan aksi mitigasi dan adaptasi di DKI Jakarta.

RPRKD ini juga sesuai dengan Perjanjian Paris, yang menjadi agenda global dari penanganan perubahan iklim.

“DKI Jakarta menjadi provinsi pertama di Indonesia yang memiliki RPRKD sesuai dengan amanat Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN 2020-2024). Dan untuk pertama kali, melalui rencana ini, aksi adaptasi perubahan iklim diatur dalam sebuah produk hukum,” kata Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Jumat (15/10/2021).

Lebih lanjut, RPRKD merupakan perwujudan komitmen ambisius DKI serta kontribusi aktif dalam pencapaian National Determined Contribution (NDC) Indonesia.

Baca juga: 4 Tahun Gubernur Anies, Wagub Ariza Klaim Janji Kampanye Secara Umum Sudah Tercapai

Jakarta, kata Anies, melakukan inovasi yang menyeluruh di mana aksi mitigasi dan adaptasi perubahan iklim diberlakukan secara seimbang.

Hal ini mengingat bila selama ini aksi adaptasi perubahan iklim sering sekali terlupakan.

Baca juga: Kekayaan Anies Baswedan Naik Rp5,3 Miliar Selama Jabat Gubernur DKI Jakarta

Sehingga, gagasan isu perubahan iklim dan pembangunan daerah inilah yang menjadi semangat dari perumusan regulasi tersebut.

Selanjutnya, secara paralel, Jakarta berkomitmen untuk meningkatkan kemampuan adaptasi masyarakat dalam menghadapi bencana iklim dengan tolok ukur mengurangi jumlah kawasan atau area yang termasuk ke dalam kategori rentan dan sangat rentan terhadap bencana iklim.

“Komitmennya adalah ingin mewujudkan kota Jakarta sebagai kota yang berketahanan iklim, dan kota Jakarta bisa melakukan percepatan pencapaian target pengurangan emisi Gas Rumah Kaca (GRK) sebesar 30% dan secara ambisius mampu mengurangi emisi GRK langsung sebesar 50% pada tahun 2030, serta net zero emission pada tahun 2050,” tandasnya.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved