Breaking News:

Keluarga Korban Meninggal Insiden Susur Sungai Langsung ke Ciamis Saat Dapat Kabar Duka

Keluarga Fatah Fathurrasya (12) langsung bertolak ke Ciamis, Jawa Barat saat diberitahu kabar duka mengenai pelajar itu.

TribunJakarta.com/Nur Indah Farrah Audina
Nunung, tetangga dari nenek Fatah, satu diantara 11 siswa MTs Harapan Baru Ponpes Cijantung yang tewas tenggelam di Leuwi Ili Dusun Wetan Rt 01 RW 01 Desa Utama Cijeunjing, Sabtu (16/10/2021). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Nur Indah Farrah Audina

TRIBUNJAKARTA.COM, SENEN - Keluarga Fatah Fathurrasya (12) langsung bertolak ke Ciamis, Jawa Barat saat diberitahu kabar duka mengenai pelajar itu.

Fatah merupakan satu diantara 11 siswa MTs Harapan Baru Ponpes Cijantung yang tewas tenggelam di Leuwi Ili Dusun Wetan Rt 01 RW 01 Desa Utama Cijeunjing, Ciamis, Jawa Barat, Jumat (15/10/2021) sore.

Ia tenggelam kala mengikuti kegiatan kepanduan, susur sungai yang diselenggarakan pihak sekolah.

Merujuk pada data, kediaman Fatah berada di Jalan Kramat Pulo Dalami II RT 009 RW 006 Kelurahan Kramat, Kecamatan Senen, Jakarta Pusat.

Namun, menurut tetangga, alamat ini merupakan kediaman nenek korban dan bukan rumah orangtua korban.

Baca juga: Tragedi Maut Susur Sungai, Kang Emil Minta Evaluasi Semua Pihak dan Larang Kegiatan Serupa

"Iya benar di sini alamatnya. Tapi ini rumah neneknya. Kalau orangtuanya tinggal di Sawangan, Depok," kata Nunung (70), satu diantara tetangga nenek korban di lokasi, Sabtu (16/10/2021).

Nunung mengatakan sempat didatangi oleh nenek korban yang akrab disapanya Hj Aisih pada Jumat (15/10/2021).

"Bu hj datang nangis kasih tahu cucunya meninggal pas lagi kegiatan sekolah. Saya kaget juga, jadi peluk dia juga," lanjutnya.

Sejumlah siswa MTs Harapan Baru Cijeungjing, tenggelam di Sungai Cileuer, Leuwi Ili Dusun Wetan RT 01/01 Desa Utama Cijeungjing, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, Jumat (15/10/2021).
Sejumlah siswa MTs Harapan Baru Cijeungjing, tenggelam di Sungai Cileuer, Leuwi Ili Dusun Wetan RT 01/01 Desa Utama Cijeungjing, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, Jumat (15/10/2021). (Tribunjabar.id/Andri M Dani)

"Bu Nunung anaknya si Lani (Jailani:ayah korban)  kecelakaan, meninggal ada kegiatan dari sekolah," ucapnya menirukan suara nenek korban.

Tak lama, kata Nunung, keluarga Aisih pamit untuk ke rumah duka di Ciamis sejak Jumat sore.

"Kemarin sore semuanya pergi, kakeknya, tantenya juga ikut.

Dia bilang doain ya Bu Nunung, doain aye (red:saya) mau pergi ke Ciamis. Kan memang ibunya Fatah ini juga orang Ciamis. Tapi kurang tahu jenazahnya udah di rumah duka atau belum. Intinya udah jalan kemarin sore," tandasnya.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved