Breaking News:

Sang Anak Jadi Korban Tragedi Susur Sungai, Duka Abdullah: Minggu Lalu Video Call Minta Pulang

Kegiatan susur sungai MTs Harapan Baru Ponpes Cijantung, Ciamis, Jawa Barat, berujung maut. Abdullah mengenang sang anak yang menjadi korban.

Istimewa
Almarhum Muhammad Kafka Firmansyah semasa hidupnya. Kegiatan susur sungai MTs Harapan Baru Ponpes Cijantung, Ciamis, Jawa Barat, berujung maut. 

Lokasi Leuwi Ili di ruang Sungai Cileueur Blok Kampung Wetan Rt 01 RW 01 Desa Utama Kecamatan Cijeungjing tidak lah angker.

Namun, warga mengungkapkan temuan yang diduga menjadi penyebab meninggalnya siswa tersebut.

Ke-11 pelajar itu meninggal tenggelam saat mengikuti kegiatan kepramukaan susur sungai di Sungai Cileueur Desa Utama Ciamis, Jumat (15/10) sore.

Semuanya korban meninggal dari kelas VII, jenazahnya disemayamkan di ruang pemulasaran RSUD Ciamis.

“Terlebih seperti sekarang ini, airnya tenang tidak deras. Disini biasanya banyak yang mancing sampai malam. Kalau dibilang angker tidak begitu juga, buktinya banyak yang mancing di sini sampai malam,” ujar Ismael (53), warga Kampung Wetan Rt 01 RW 01 Desa Utama Cijeungjing Ciamis kepada Tribun di lokasi kejadian Jumat (15/10) malam.

Baca juga: BERITA FOTO Penjaga Ciliwung Susur Sungai Bersih-bersih Sampah di Akhir Pekan

Ismael bersama 20 warga setempat ikut membantu tim SAR gabungan melakukan pencarian 11 siswa MTS Harapan Baru Ponpes Cijantung Ciamis yang tewas tenggelam saat mengikuti kegiatan susur sungai di ruas Sungai Cileueur tersebut Jumat (15/10) sore.

Ismael ikut menyelam dan mengobeng mencari korban yang tenggelam di Leuwi Ili yang tidak begitu jauh dari permukiman warga tersebut.

Ismael sempat menemukan dua orang korban saat menyelam.

Karena berada di belokan, meski permukaannya kelihatan tenang namun di bawah permukaan Leuwi Ili tersebut diduga terjadi pusaran air.

Suasana di ruang instalasi pemulasaran RSU Ciamis, Jumat (15/10/2021) malam
Suasana di ruang instalasi pemulasaran RSU Ciamis, Jumat (15/10/2021) malam (Tribun Jabar/ Andri M Dani)

“Mungkin diperkirakan airnya dangkal. Karena sekitar Leuwei banyak hamparan baru. Apalagi hari ini arus tidak deras dan malah terlihat tenang karena sudah beberapa hari tidak hujan,” katanya.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved