Breaking News:

Cerita Kriminal

Amankan 56 Orang dari Kantor Pinjol Ilegal di Cengkareng, Polisi Tetapkan 6 Tersangka Pakai UU ITE

Para tersangka dijerat dengan Undang-Undang Pasal 27 Ayat 4 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Polres jakarta Pusat
Karyawan kantor pinjol di Cengkareng, Jawa barat, Rabu (13/10/2021) 

TRIBUNJAKARTA.COM, JAKARTA PUSAT - Polres Metro Jakarta Pusat menetapkan enam orang sebagai tersangka dari hasil penggerebekan antor pinjaman online (pinjol) ilegal di kawasan Cengkareng, Jakarta Barat.

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat, Kompol Wisnu Wardana, mengatakan, satu dari enam tersangka menjabat sebagai leader supervisor.

"Kami tetapkan enam orang sebagai tersangka (hasil dari pemeriksaan)," kata Wisnu saat dikonfirmasi wartawan, Minggu (17/10/2021).

Sedangkan lima orang lainnya merupakan penagih atau debt collector.

"Leader supervisor, itu yang kami tetapkan, lainnya eksekutor, debt collector, itu kami tetapkan (jadi tersangka)," ujar Wisnu.

Para tersangka dijerat dengan Pasal 27 Ayat 4 Undang-Undang (UU) Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

Sementara untuk karyawan lainnya kata dia, masih dilakukan pendalaman pemeriksaan.

"(Pegawai) yang lainnya masih dikembangkan, didalami," tukasnya.

Baca juga: Kantor Pinjol di Cengkareng Digerebek Polisi, 56 Karyawannya Langsung Ditangkap

Sebelumnya, Polres Metro Jakarta Pusat menggerebek kantor Financial Technology ilegal yang menyediakan pinjaman online di Ruko Sedayu Square, Cengkareng, Jakarta Barat, Rabu (13/10/2021) kemarin.

Dalam penggerebekan itu polisi mengamankan 56 orang yang merupakan karyawan di perusahaan itu.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved