Breaking News:

Susur Sungai Berujung Maut 11 Pelajar, Korban Tewas Asal Depok: Aku Pulang Yah

Permintaan Kafka tak dikabulkan sang ayah dengan memberikan pengertian pada anaknya itu.

TRIBUNJAKARTA/DWI PUTRA KESUMA
Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, merangkul ayah korban Muhammad Kafka Firmansyah, Sabtu (16/10/2021). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dwi Putra Kesuma

TRIBUNJAKARTA.COM, DEPOK – Sebanyak 11 siswa MTs Harapan Baru Cijeungjing, Kabupaten Ciamis, meninggal saat mengikuti susur sungai bersama 100 siswa lainnya.

Korban meninggal ini akibat tenggelam di Sungai Cileuer, Leuwi III Dusun Wetan, Desa Utama, Kecamatan Cijeungjing pada Jumat (15/10/2021) sore.

Korban meninggal terdiri dari delapan siswa laki-laki dan tiga perempuan.

Satu dari 11 korban meninggal adalah Muhammad Kafka Firmansyah (12), murid kelas 7E asal Kota Depok.

Jenazah Kafka tiba di rumah duka dini hari langsung dikebumikan di pemakaman keluarga di Cijapat, Cipayung, Kota Depok, Jawa Barat, Sabtu (16/10/2021) pagi.

Baca juga: Saya Selamat Ada Sosok Ulurkan Tangan Cerita Faisal Selamat dari Tragedi Susur Sungai Cileuleur

Duka mendalam menyelimuti keluarga almarhum Kafka. Ayah korban, Abdullah Sajat, mengatakan komunikasi terakhir dengan putranya ini terjadi sepekan silam.

Pada komunikasi terakhir, Abdullah mengatakan anak keduanya ini sempat menyampaikan ingin pulang ke rumah.

Abdullah dengan istrinya (orang tua Kafka) saat dijumpai wartawan di kediamannya, Sabtu (16/10/2021).
Abdullah dengan istrinya (orang tua Kafka) saat dijumpai wartawan di kediamannya, Sabtu (16/10/2021). (TribunJakarta.com/Dwi Putra Kesuma)

Minggu lalu Kafka sempat video call dengan sang ayah untuk minta pulang.

"Yah, aku pulang ya yah," ucap Kafka seperti ditirukan Abdullah saat dijumpai wartawan di rumahnya di Sukmajaya, Depok, Sabtu (16/10/2021). 

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved