Breaking News:

Tak Ada Pemberitahuan, Orang Tua Kaget Fatah Tewas Saat Susur Sungai: Dia Enggak Bisa Berenang

Keluarga Fatah Fathurrasya (12) tidak mengetahui soal adanya kegiatan usur Sungai Cileueur di Ciamis, Jawa Barat

Satrio Sarwo Trengginas / Tribun Jakarta
Sosok Tante Fatah (kacamata), Indira bersama Nenek Fatah, Aisih di rumahnya di kawasan Kramat, Senen, Jakarta Pusat pada Minggu (17/10/2021) 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Satrio Sarwo Trengginas

TRIBUNJAKARTA.COM, SENEN - Keluarga Fatah Fathurrasya (12) tidak mengetahui soal adanya kegiatan usur Sungai Cileueur di Ciamis, Jawa Barat.

Seperti diketahui, kegiatan di alam terbuka itu berujung maut. Fatah menjadi satu dari 11 korban meninggal dunia.

Pihak Madrasah Tsanawiyah atau MTs Harapan Baru dan Pondok Pesantren Cijantung, tempat Fatah mondok, tidak memberitahukan kegiatan susur sungai itu kepada pihak orang tua.

Hal itu diceritakan oleh tante dari Fatah, Indirawati (29) pada Minggu (17/10/2021).

"Kami enggak tahu ada kegiatan seperti itu. Orangtua (Fatah) juga tidak tahu," ujar Indirawati, saat ditemui di kediaman Fatah di kawasan Kramat, Senen, Jakarta Pusat.

Pihak orangtua Fatah juga tidak mendapatkan surat pemberitahuan bahwa akan ada kegiatan di luar menyusuri sungai.

"Dari orangtua korban ingin memasukkan anaknya ke dalam MTs atau pesantren untuk memperdalam ilmu agama bukan kegiatan lain," tambahnya.

Baca juga: Duka Keluarga Bocah asal Senen, Jakarta Pusat, Korban Tragedi Maut Susur Sungai di Ciamis

Bila orangtuanya tahu ada kegiatan semacam itu, tentu mereka akan melarang Fatah ikut.

Pasalnya, kata Indira, Fatah belum bisa berenang.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved