Tingkat Pengangguran Meningkat, Universitas di Tangerang Ini Janjikan Pekerjaan Untuk Lulusannya

Terdata juga banyak lulusan baru yang kesulitan untuk mencari pekerjaan di tengah pandemi Covid-19

Penulis: Ega Alfreda | Editor: Jaisy Rahman Tohir
Ega Alfreda/ Tribun Jakarta
Proses wisuda 364 mahasiswa Universitas Matana yang berlangsung secara terbatas di Hotel Atria, Kecamatan Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, Senin (18/10/2021) 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Ega Alfreda

TRIBUNJAKARTA.COM, TANGERANG - Pandemi Covid-19 menjadi biang keladi meningkatnya angka pengangguran, terutama di wilayah Tangerang.

Terdata juga banyak lulusan baru yang kesulitan untuk mencari pekerjaan di tengah pandemi Covid-19.

Berdasarkan, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, angka pengangguran didominasi masyarakat dengan usia produktif.

Pengangguran terbuka di kelompok anak muda antara usia 20 tahun-24 tahun tercatat 17,66 persen pada Februari 2021, naik dibanding Februari 2020 sebesar 14,3 persen.

Sementara pengangguran terbuka di kelompok usia 25 tahun-29 tahun sebesar 9,27 persen pada Februari 2021, meningkat dibandingkan Februari 2020 yang sebesar 7,01 persen.

Adanya hal itu, sebuah kampus di wilayah Kecamatan Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, yakni Matana University memberikan jaminan kepada setiap lulusannya untuk bisa langsung bekerja di grup perusahaan.

"Setiap lulusan kami, bisa langsumg bekerja di grup perusahaan, seperi Real Estate, perhotelan, hingga bidang perusahaan," ujar Rektor Universitas Matana, Franky Jamin, Senin (18/10/2021).

Baca juga: Polisi yang Banting Mahasiswa di Tangerang Jalani Sidang Disiplin

"Seperti hari ini, kami meluluskan 364 mahasiswa dari berbagai prodi. Di sini, kami sudah tawarkan, jika ingin langsung bekerja, langsung ke grup perusahaan yang sudah ada," sambungnya.

Menurutnya, langkah ini untuk menjamin keberlangsungan setiap mahasiswanya yang bisa langsung beraktifitas atau bekerja sesuai dengam program studinya.

Sementara itu, satu dari dua lulusan terbaik, Zowy Peyton mengatakan, bila upaya pihak kampus dalam menjamin keberlangsungan setiap lulusannya sangat bijak.

Terutama di tengah pandemi Covid-19 yang tentunya banyak orang mengalami kesulitan dalam mencari kerja.

"Ini hal yang baik dan saya sendiri pun menggunakannya, dimana akan mencoba bekerja di hotel sesuai dengan bidang saya yaitu pariwisata," kata Zowy.

Satu lulusan terbaik lainnya, Nathania Nirvana, memilih untuk mencoba peruntungan melalui bisnis cendera mata.

Hal ini setelah melihat peluang ekonomi pariwisata yang telah dibuka kembali di tengah pandemi ini.

"Kalau saya mau berbisnis dulu, karena memang lebih tertarik untuk bagaimana berusaha menghidupkan ekonomi pariwisata di tengah pandemi," kata dia.

Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved