Breaking News:

Kalibaru Wakili DKI jadi Kelurahan Percontohan untuk Tingkatkan Partisipasi Pemilu 2024

Ali menilai bahwa pemerintah membutuhkan kader yang dapat menerangkan kepada masyarakat terkait dengan pemilihan umum.

Tribunnews
Ilustrasi Pemilu 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Gerald Leonardo Agustino

TRIBUNJAKARTA.COM, CILINCING - Kelurahan Kalibaru, Cilincing, Jakarta Utara ditunjuk sebagai kelurahan percontohan untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam Pemilu 2024.

Hal ini disampaikan Wali Kota Jakarta Utara Ali Maulana Hakim dalam sosialisasi Kelurahan Peduli Pemilu dan Pemilihan (KP3) di Kantor Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara, Selasa (19/10/2021).

Ali mengatakan, Kelurahan Kalibaru terpilih sebagai wakil Provinsi DKI Jakarta dalam program nasional KP3.

"Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Utara, Kecamatan Cilincing dan lurah yang lain akan terus mendukung Kelurahan Kalibaru sebagai proyek percontohan ini," kata Ali.

Dalam kegiatan ini, sekaligus dilakukan rekrutmen relawan KP3 dari Kelurahan Kalibaru.

Baca juga: Anies Baswedan Apresiasi Rakorwil DPW Partai Nasdem: Ini Penanda, Siap Menyongsong Pemilu 2024

Baca juga: 147 RW di DKI Jadi Percontohan Program Pemilahan dan Pengangkutan Sampah Terjadwal, Ini Daftarnya

Ali mengatakan, kegiatan ini bertujuan mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam pemilihan serentak tahun 2024.

"Para relawan KP3 ini nantinya akan membantu menerangkan, menjelaskan kepada masyarakat akan pentingnya pemilu dalam kehidupan berbangsa dan bernegara," kata Ali.

Wali Kota Jakarta Utara Ali Maulana Hakim saat membuka sosialisasi Kelurahan Peduli Pemilu dan Pemilihan (KP3) di Kantor Kecamatan Cilincing, Selasa (19/10/2021).
Wali Kota Jakarta Utara Ali Maulana Hakim saat membuka sosialisasi Kelurahan Peduli Pemilu dan Pemilihan (KP3) di Kantor Kecamatan Cilincing, Selasa (19/10/2021). (Dok. Sudin Kominfotik Jakarta Utara)

Menurut Ali, dengan dibentuknya KP3, kesadaran masyarakat tentang pendidikan politik dapat bertumbuh.

Baca juga: Situs KPU Jakarta Timur Tak Bisa Diakses Sejak Tadi Malam

Baca juga: Makam Keramat Ini Buat Pulau Panjang Diproyeksikan jadi Lokasi Wisata Religi

Ali menilai bahwa pemerintah membutuhkan kader yang dapat menerangkan kepada masyarakat terkait dengan pemilihan umum.

Hal itu supaya masyarakat mengerti bagaimana aturan-aturan pemilu sampai dengan pelanggaran-pelanggaran pemilu dan langkah yang harus dilakukan.

Baca juga: 10 Masalah yang Buat Anies Baswedan Dapat Rapor Merah dari LBH, Mulai Banjir sampai Tempat Tinggal

"Dengan kondisi masyarakat yang mengerti dan paham akan hal-hal tersebut, diharapkan dapat meningkatkan partisipasi masyarakat pemilih pada pemilu," kata Wali Kota.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved