Breaking News:

Cerita Nakhoda Terjebak Semalaman di Bendung Jatiluhur karena Eceng Gondok

Nakhoda perahu kecil, Samad (50) terpaksa semalaman berada di tengah Bendungan Jatiluhur, Purwakarta, Jawa Barat.

Editor: Elga H Putra
Foto istimewa dokumentasi Satpolairud Polres Purwakarta.
Perahu kembali terjebak eceng gondok di Bendung Jatiluhur, Purwakarta, Jawa Barat. 

TRIBUNJABAR.ID, PURWAKARTA - Nakhoda perahu kecil, Samad (50) terpaksa semalaman berada di tengah Bendungan Jatiluhur, Purwakarta, Jawa Barat.

Pasalnya, dia terjebak hamparan eceng gondok yang memenuhi permukaan air di Bendungan Jatiluhur.

Dia pun baru bisa keluar pada Selasa (19/10/2021) pagi.

Samad mengungkap, saat itu, mengangkut sekira 300 kilogram ikan yang hendak ia bawa dari kolam jaring apung Blok DL II ke dermaga Serpis Bendungan Jatiluhur.

"Kita berangkat Senin malam, biasanya persiapan, muatan masukin fiber, itu proses kurang lebih sekitar 3 jam baru kita bisa berangkat," ujar Samad ketika ditemui Tribun di Dermaga Serpis Bendungan Jatiluhur, Rabu (20/10/2021).

Baca juga: Hambat Aliran Air ke Laut, Eceng Gondok Menumpuk di Saluran Rorotan-Marunda Dibersihkan

Dia menjelaskan, saat awal berangkat dari dermaga jalur berlayar masih lenggang tanpa terhalang eceng gondok.

Namun, alangkah kagetnya dia ketika hendak kembali menuju dermaga, hamparan eceng gondok sudah menutup jalur pulang dan mengampar di sekitar perahunya.

"Kita rencana balik ke dermaga itu pukul 01.00 WIB atau paling lambat pukul 02.00 WIB lah, karena biasanya kan cuma 30 menit dari dermaga ke kolam, atau sebaliknya," kata dia.

Fiber yang berisi ikan yang sudah dibubuhi batu es sebagai pendingin ikan yang hendak Samad angkut ke dermaga itu hanya bertahan di waktu maksimal 1,5 jam.

Jika lebih dari waktu tersebut es akan mencair dan ikan didalamnya ikut membusuk.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved