Cerita Kriminal

Dalih Guru Honorer & Kuli Bangunan Edarkan Sabu, Dibungkus Teh Tiongkok Pakai Sistem Tempel

Guru honorer di Bogor dan kuli bangunan nekat menjadi pengedar sabu. Keduanya berdailih terhimpit alasan ekonomi.

TribunnewsBogor.com/Naufal Fauzy
Polres Bogor rilis pengungkapan sebanyak 7 kasus dan 9 tersangka kasus peredaran narkoba dalam operasi dua pekan terakhir, Selasa (19/10/2021). Guru honorer di Bogor dan kuli bangunan nekat menjadi pengedar sabu. Keduanya berdailih terhimpit alasan ekonomi. 

TRIBUNJAKARTA.COM - Guru honorer di Bogor dan kuli bangunan nekat menjadi pengedar sabu.

Keduanya berdailih terhimpit alasan ekonomi.

Satuan Reserse Narkoba Polres Bogor pun meringkus keduanya yang menggunakan cara sistem tempel.

Guru honorer berinisial RG (22) bekerja sama dengan tersangka CL (23) seorang buruh harian lepas asal Bogor Utara, Kota Bogor.

Jumlah sabu yang diedarkan sang guru honorer itu jumlahnya cukup fantastis.

Baca juga: Tawuran Antar Geng di Menteng Berujung Maut, 2 Remaja Tersangka Utama Positif Sabu

Tidak tanggung-tanggung sabu yang diedarkan pelaku berinisial RG (22) asal Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor ini jumlahnya cukup besar.

Salah satu tersangka kasus narkoba yang diamankan Polres Bogor, Selasa (19/10/2021)
Salah satu tersangka kasus narkoba yang diamankan Polres Bogor, Selasa (19/10/2021) (TribunnewsBogor.com/Naufal Fauzy)

"Kedua tersangka ditangkap pada Kamis 7 Oktober 2021 di Jalan Mayor Oking, Cibinong," kata Kapolres Bogor AKBP Harun dalam jumpa pers di Mako Polres Bogor, Selasa (19/10/2021).

Kedua pelaku mengedarkan sabu di wilayah Kota Bogor.

"Mereka sudah mengedarkan sabu selama tiga bulan," kata Harun.

Baca juga: Simpan 19,6 Gram Sabu di Rumah Kontrakan, Seorang Wanita Diringkus Aparat Polresta Tangerang

Polisi menyita 35 klip plastik bening berisi sabu dengan berat bruto 19,11 gram dalam penangkapan tersebut.

Sabu tersebut didapat kedua tersangka dari pengedar inisial PC yang berkedudukan di daerah Bantar Kemang, Kota Bogor yang kini DPO (daftar pencarian orang) atau buron.

"Setiap pengiriman 10 gram sabu kepada pemesan, tersangka mendapatkan upah pengiriman sebanyak Rp 500 ribu dari DPO inisial PC," kata Harun.

Diketahui, dua tersangka ini merupakan bagian dari 9 orang tersangka kasus narkoba yang dibekuk Polres Bogor dalam operasi selama dua pekan terakhir.

Baca juga: Polisi Sita Buku Catatan Transaksi Narkoba, 2 Kurir Sabu Dijadwalkan Temui 3 Pemesan Sebelum Dibekuk

Sembilan orang tersangka ini ditangkap dalam pengungkapan 7 kasus narkoba jenis sabu dan ganja.

Halaman
123
Sumber: Tribun Bogor
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved