Breaking News:

Virus Corona di Indonesia

Aturan Baru Naik Pesawat, Penerbangan Jawa dan Bali dari Bandara Soekarno-Hatta Wajib Pakai PCR

PT Angkasa Pura II Kantor Cabang Utama (KCU) Bandara Soekarno-Hatta bakal menerapkan aturan wajib PCR untuk penerbangan domestik.

Penulis: Ega Alfreda | Editor: Wahyu Septiana
KOMPAS.com/GARRY LOTULUNG
Penumpang di terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten - PT Angkasa Pura II Kantor Cabang Utama (KCU) Bandara Soekarno-Hatta bakal menerapkan aturan wajib PCR untuk penerbangan domestik. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Ega Alfreda

TRIBUNJAKARTA.COM, TANGERANG - PT Angkasa Pura II Kantor Cabang Utama (KCU) Bandara Soekarno-Hatta bakal menerapkan aturan wajib PCR untuk penerbangan domestik.

Hal tersebut sesuai Surat Edaran Satgas Penanganan Covid-19 Nomor 21 Tahun 2021 dan Surat Edaran Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Nomor 85 Tahun 2021, yang mengharuskan calon penumpang pesawat harus PCR terlebih dulu.

Kendati demikian, peraturan tersebut ternyata belum berlaku di Bandara Soekarno-Hatta

Senior Manager Branch Communication & Legal Bandara Soekarno-Hatta M Holik Muardi menjelaskan, penumpang domestik wajib membawa PCR pertanggal 24 Oktober 2021.

"Berdasarkan SE Kemenhub Nomor 85 Tahun 2021, Surat Edaran berlaku per 24 Oktober 2021," ujar Holik di kantornya, Kamis (21/10/2021).

Senior Manager Branch Communication & Legal Bandara Soekarno-Hatta M Holik Muardi di Gedung 601, Kamis (21/10/2021).
Senior Manager Branch Communication & Legal Bandara Soekarno-Hatta M Holik Muardi di Gedung 601, Kamis (21/10/2021). (TRIBUNJAKARTA.COM/EGA ALFREDA)

Karena bersifat dadakan, Angkasa Pura II mengaku masih melakukan sosialisasi soal peraturan tersebut kepada penumpang.

Mulai dari sosial media, whatsapp, sampai menggandeng ke berbagai maskapai penerbangan.

Baca juga: Aturan PCR Saat Naik Pesawat Disebut Langkah Mundur, PKB: Ini Menghambat Peningkatan Penumpang

"Ini kan masih masa transisi selama 3 hari, kami gunakan untuk gencar sosialisasi kepada calon penumpang atau masyatakat," ucap Holik.

Sebelumnya, Pemerintah kembali memperpanjang pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) level 1-4 di Jawa Bali mulai 19 Oktober sampai 1 November 2021.

Terkait hal tersebut, Menteri Dalam Negeri menerbitkan Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 53 Tahun 2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Level 3, Level 2 dan Level 1 Covid-19 di Wilayah Jawa dan Bali.

Baca juga: Kini Penumpang Pesawat Wajib Tes PCR dan Sopir Truk Harus Antigen, DPR: Ini Apa-apaan Sih!

Aturan tersebut salah satunya mengatur bahwa pelaku perjalanan domestik khususnya yang menggunakan pesawat udara harus mempersiapkan kartu vaksin minimal dosis pertama dan hasil tes PCR.

Hasil tes PCR sebagai salah satu syarat penerbangan diambil minimal dua hari sebelum keberangkatan.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved