4 Tahun Gubernur Anies

Gencar Bangun Jalur Sepeda, Gubernur Anies: Upaya Jakarta Peduli Lingkungan

Selama 4 tahun Gubernur Anies Baswedan memimpin Jakarta, mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu gencar membangun jalur sepeda.

Dok Sudin Kominfotik Jaksel
Sejumlah petugas Suku Dinas Perhubungan (Sudinhub) Jakarta Selatan berjaga di jalur sepeda yang berada di Jalan Sudirman, Jakarta Selatan. Selama 4 tahun Gubernur Anies Baswedan memimpin Jakarta, mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu gencar membangun jalur sepeda. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Selama 4 tahun Gubernur Anies Baswedan memimpin Jakarta, mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu gencar membangun jalur sepeda.

Orang nomor satu di ibu kota ini bilang, pembangunan jalur sepeda dilakukan sebagai upaya melindungi lingkungan.

"Bersepeda membawa manfaat tak hanya untuk kesehatan, tapi juga lingkungan," tulis Anies dalam postingannya di instagram (@aniesbaswedan) dikutip TribunJakarta.com, Kamis (21/10/2021).

Hingga saat ini jalur sepeda yang sudah terbangun di ibu kota mencapai hampir 100 kilometer (km).

Jalur sepeda itu saat ini sudah membentang di lima kota administrasi.

"Sebagai salah satu upaya mewujudkan Jakarta yang ramah bersepeda, Pemprov DKI Jakarta membangun 97,77 km jalur sepeda," ucapnya.

Anies menyebut, dirinya ingin mengubah paradigma kebijakan transportasi dari car oriented menjadi transit oriented.

Baca juga: Bela Anies atas Rapor Merah dari LBH, Wagub Ariza Pamer Program Subsidi Pangan 1 Juta Orang

Untuk itu, Pemprov DKI Jakarta berencana membangun 500 km jalur sepeda hingga 2030 mendatang.

Ratusan kilometer jalur sepeda itu nantinya akan menghubungkan ibu kota dengan kota-kota satelit di sekitarnya.

Pesepeda road bike melintas di jalan layang non tol (JLNT) Kampung Melayu-Tanah Abang, Sabtu (5/6/2021). Pemprov DKI Jakarta mengeluarkan kebijakan istimewa untuk pesepeda road bike seperti membolehkan melintasi JLNT diakhir pekan dan road bike dapat melintas pada jalur kendaraan bermotor di luar jalur sepeda yang telah tersedia Jalan Sudirman-Thamrin pada Senin-Jumat, mulai pukul 05.00-06.30 WIB.
Pesepeda road bike melintas di jalan layang non tol (JLNT) Kampung Melayu-Tanah Abang, Sabtu (5/6/2021). Pemprov DKI Jakarta mengeluarkan kebijakan istimewa untuk pesepeda road bike seperti membolehkan melintasi JLNT diakhir pekan dan road bike dapat melintas pada jalur kendaraan bermotor di luar jalur sepeda yang telah tersedia Jalan Sudirman-Thamrin pada Senin-Jumat, mulai pukul 05.00-06.30 WIB. (TRIBUNNEWS.COM/HERUDIN)

Pembangunan jalur sepeda diutamakan pada ruas jalan yang terhubung transportasi umum dan terdampak ganjil genap.

Baca juga: Anies Dideklarasikan jadi Capres 2024, Pengamat: Rekayasa Pencitraan Bisa jadi Bumerang

Untuk mewujudkan hal ini, Pemprov DKI Jakarta berkolaborasi dengan pihak swasta dalam menyediakan fasilitas penyewaan sepeda (bike sharing) dan instansi lainnya untuk menyediakan lokasi parkir khusus sepeda.

Kemudian, Pemprov DKI juga menggandeng berbagai komunitas, seperti Bike to Work (B2W), Dewan Transportasi Kota Jakarta, Forum Diskusi Transportasi Jakarta (FDTJ), dan ITDP untuk konsultasi perencanaan, penyediaam fasilitas hingga perlengkapan jalan yang dibutuhkan pesepeda berlalu lintas.

Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved