Breaking News:

Ranjau Paku Bertebaran di Jakarta Timur, Kecamatan Pulogadung dan Duren Sawit Jadi yang Terbanyak

Kecamatan Pulogadung dan Duren Sawit jadi kecamatan di Jakarta Timur yang paling banyak ditemukan ranjau paku selama kegiatan sterilisasi ranjau paku.

Penulis: Bima Putra | Editor: Wahyu Septiana
Istimewa
Jajaran Satpol PP Jakarta Timur saat melakukan sterilisasi ranjau paku - Kecamatan Pulogadung dan Duren Sawit jadi kecamatan di Jakarta Timur yang paling banyak ditemukan ranjau paku selama kegiatan sterilisasi ranjau paku. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, CAKUNG - Kecamatan Pulogadung dan Duren Sawit jadi kecamatan di Jakarta Timur yang paling banyak ditemukan ranjau paku selama kegiatan sterilisasi ranjau paku.

Kasatpol PP Jakarta Timur Budhy Novian mengatakan pada kedua kecamatan tersebut jajarannya mengangkut sebanyak masing-masing 1 kilogram ranjau paku.

Sterilisasi dilakukan dengan menggunakan tongkat modifikasi yang diberi magnet pada bagian bawah, sehingga ranjau paku dan logam tajam lainnya menempel pada magnet.

"Masing-masing dikumpulkan sebanyak 1 kilogram lebih beberapa ons. Ini hasil kegiatan sterilisasi sejak 14-21 Oktober 2021," kata Budhy saat dikonfirmasi di Jakarta Timur, Kamis (21/10/2021).

Di wilayah Kecamatan Pulogadung, sterilisasi dilakukan di Jalan Pemuda, Jalan Paus, Jalan Perintis Kemerdekaan dan di bawah Jalan Layang Jenderal Ahmad Yani.

Petugas Kelurahan Pondok Bambu, Kecamatan Duren Sawit, Jakarta Timur melakukan sterilisasi ranjau paku di Jalan Kolonel Sugiono pada Jumat (8/10/2021).
Petugas Kelurahan Pondok Bambu, Kecamatan Duren Sawit, Jakarta Timur melakukan sterilisasi ranjau paku di Jalan Kolonel Sugiono pada Jumat (8/10/2021). (Istimewa)

Sementara di Kecamatan Duren Sawit di Jalan Basuki Rachmat, Kolonel Soegiono, dan Jalan Kalimalang, lokasi tersebut dipilih karena banyak dilintasi pengguna kendaraan.

"Untuk total pelaksanaan kegiatan sterilisasi ranjau paku di 10 kecamatan se-Jakarta Timur dari tanggal 14-21 Oktober dikumpulkan sekitar 4,5 kilogram ranjau paku," ujarnya.

Budhy menuturkan kegiatan sterilisasi ranjau paku bakal terus digelar guna mencegah adanya pengendara yang ban kendaraannya terdampak saat melintas di wilayah Jakarta Timur.

Baca juga: Sisir Jalan Se-Jakarta Timur, Petugas Temukan 3 Kilogram Lebih Ranjau Paku

Ranjau paku dan logam tajam lain berbahaya karena bila terkena ban, laju kendaraan menjadi tidak stabil sehingga pengemudi kehilangan kendali lalu mengakibatkan kecelakaan.

"Kita tidak men-judge itu (ranjau paku) perbuatan oknum siapa pun. Karena saat ini belum ada yang kita OTT (operasi tangkap tangan) saat menebar paku di jalan," tuturnya

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved