Sempat Gagal, Kini Kebun Anggur Warga Munjul Miliki 30 Varietas Beromzet Jutaan Rupiah

"Mereka (Dubes Ukraina untuk Indonesia) kayak unbeliveable (enggak percaya) kok bisa (anggur varietas Ukraina hidup di sini)," ujarnya.

Penulis: Bima Putra | Editor: Acos aka Abdul Qodir
TRIBUNJAKARTA.COM/BIMA PUTRA
Panen anggur di kebun permukiman warga RT 04/RW 06 Kelurahan Munjul, Kecamatan Cipayung, Jakarta Timur, Sabtu (23/10/2021). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, CIPAYUNG - Warga RW 06 Kelurahan Munjul, Kecamatan Cipayung, Jakarta Timur boleh berbangga diri atas jerih payah mereka menggarap kebun anggur di gang-gang permukiman.

Kebun anggur yang mereka mulai garap pada bulan September 2020 lalu kini sudah bisa dipanen lalu dijual guna meningkatkan perekonomian warga RW 06 Kelurahan Munjul.

Hasil panen anggur varietas Ukraina yang ditanam warga bahkan diakui Duta Besar Ukraina untuk Indonesia, Vasyl Hamianin yang datang mengikuti kegiatan panen pada Sabtu (23/10/2021).

Hal ini membuat Pemkot Jakarta Timur berencana menjadikan kebun anggur yang berada gang-gang permukiman warga RW 06 Kelurahan Munjul sebagai kampung agrowisata.

Ketua RW 06 Iwan mengatakan penggarapan kebun anggur yang dilakukan kader Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) ini sempat menemui kendala saat awal karena gagal tanam.

Baca juga: Pejabat Pemkot Jakarta Timur dan Dubes Ukraina Panen Anggur di Kebun Warga Munjul

Baca juga: Kebun Anggur di Gang Warga Munjul Bakal jadi Kampung Agrowisata

"Penaman berhasil karena ada kolaborasi dengan Komunitas Anggur Jakarta. Kita dipandu dan diberikan masukan, sebelumnya pernah coba tanam cuman tidak sesuai SOP tapi gagal," kata Iwan di Jakarta Timur, Sabtu (23/10/2021).

Menurutnya, saat awal merintis, kebun anggur di RW 06 hanya memiliki lima varietas atau jenis.

Namun, seiring berjalannya waktu berkembang hingga terdapat varietas dari luar negeri.

Ia mencontohkan varietas anggur asal Ukraina seperti Ninel, Angelica, Baikonur, Julian, dan Carol yang dipanen hari ini dilihat langsung Dubes Ukraina untuk Indonesia.

"Mereka (Dubes Ukraina untuk Indonesia) kayak unbeliveable (enggak percaya) kok bisa (anggur varietas Ukraina hidup di sini)," ujarnya.

Baca juga: Manfaatkan Lahan Kosong, Budidaya Lele di Kolong Tol Becakayu Mulai Dikenal Masyarakat

Pembina Komunitas Anggur Jakarta, Yatno menuturkan kini terdapat 30 varietas anggur di kebun yang berada di gang permukiman warga RW 06 yang 20 di antaranya jenis Ukraina.

Kebun anggur di permukiman warga RW 06 Kelurahan Munjul, Kecamatan Cipayung yang bakal dijadikan sebagai destinasi agrowisata, Jakarta Timur, Sabtu (23/10/2021).
Kebun anggur di permukiman warga RW 06 Kelurahan Munjul, Kecamatan Cipayung yang bakal dijadikan sebagai destinasi agrowisata, Jakarta Timur, Sabtu (23/10/2021). (TRIBUNJAKARTA.COM/BIMA PUTRA)

Varietas anggur Ukraina dipilih karena mampu beradaptasi dengan iklim di Indonesia dengan jangka waktu berbuah sejak ditanam hingga berbuah memakan waktu tujuh sampai sembilan bulan.

"Ini swadaya masyarakat, yang dipimpin langsung oleh Ketua RW. Untuk bantuan pemerintah pengadaan pupuk, pembinaan-pembinaan. Seperti menanggulangi penyakit atau peracikan pupuk organik cair," tutur Yatno.

Baca juga: Usia 10 Tahun Raja Si Penyambut Jamaah Punya Omzet Miliaran, Irfan Hakim Kagum Hasilnya Disedekahkan

Halaman
12
Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved